Anis Matta: Sudah Waktunya Kerumunan Umat Islam Diubah Jadi Kekuatan Politik Riil

, , , , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan, pekerjaan rumah paling berat bagi Umat Islam saat ini adalah mengubah semangat militansi menjadi semangat bekerja secara terus menerus, sehingga mempunyai kekuatan untuk melakukan perubahan.

“Sudah waktunya bagi Umat Islam ini untuk mengubah kerumunan menjadi kekuatan politik yang riil. Ini pekerjaan rumah paling berat sekarang ini adalah bagaimana mengubah semangat kita, militansi kita menjadi kekuatan kerja. Barulah kita punya kekuatan yang riil,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Kamis (3/12/2020).

Hal itu disampaikan Anis Matta dalam Dialog ‘Geopolitik Global dan Visi Perjuangan Keumatan Dalam Konteks Politik Nasional’ yang diselengggarakan Osmani Foundation di Hotel Madani, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (2/12/2020) malam.

Dialog ini dihadiri 100 tokoh dan ulama di Medan antara lain dari Muhammadiyah, Alwasliyah, Presiden Rumah Qur’an Violet , Sutan Azmi, SH, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Medan.

Menurut Anis Matta, saat ini terdapat perbedaan ijtihad dalam mewujudkan kemaslahatan. Sebab, apa yang dianggap benar saat ini, belum tentu benar besok atau lusa. “Karena ijtihad kita hari ini ditentukan oleh situasi kita hari ini,” katanya.

“jadi tantangan terbesar kita sekarang ini adalah membangun satu arus karakter baru yang terintegrasi dengan sistem politik. Sehingga kita menggabungkan antara kerja keras juga pada waktu yang sama dengan sistematika dalam bekerja,” ujarnya.

Sistematika politik Indonesia saat ini, lanjutnya, memiliki dasar falsafah negara dan menjaga kedaulatan negara, yakni Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Platform besar tersebut telah mengayomi demokrasi, agama dan kesejahteraan, termasuk Umat Islam didalamnya sebagai mayoritas penduduk Indonesia.

“Kita yang mayoritas ini seharusnya juga memiliki kekuatan mayoritas dalam ekonomi juga kekuatan mayoritas dalam politik. Ini membutuhkan kerja yang berkesinambungan sistematis dan terus menerus, semangat sesaat itu tidak akan mengubah nasib kita,” papar Anis.

Disinilah perlu mengubah cara berpikir, cara merasakan dan cara bertindak Umat Islam saat ini. Sebab, Indonesia ini adalah negara Islam terbesar di dunia, maka menjadi tugas bersama dalam mewujudkan Indonesia sebagai pemimpin dunia Islam dan menjalankan peran sebagai salah satu kekuatan utama dunia.

“Adalah tugas kita juga berusaha sedapat mungkin untuk menggabungkan antara mayoritas kuantitas, mayoritas secara politik dan mayoritas juga secara ekonomi. Kita punya tugas sejarah yang lain, bagaimana menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dunia islam, dan pada waktu yang sama juga menjalankan peran sebagai salah satu kekuatan utama dunia,” tegas Anis Matta.

Krisis berlarut yang melanda dunia saat ini telah menyentuh dan mengubah pada sistem perpolitikan global secara drastis yang tidak didasari oleh agama. Hal ini tentunya memberikan inspirasi dan solusi hanya agama yang bisa menjadi sumber inspirasi baru.

“Itu sebabnya saya  percaya bahwa Islam ini adalah masa depan, cuma diperlukan satu kekuatan yang bisa menerjemahkan nilai nilai Islam ini kedalam satu model sosial, kedalam satu model politik dan kedalam satu model ekonomi, baru orang akan melihat Islam itu secara visual,” tandasnya.

Anis Matta menegaskan, dengan cara seperti itu apabila ingin mengubah wajah Islam dan menujukkan kepada seluruh dunia.

“Jadi ide menjadikan Indonesia sebagai kekuatan lima besar dunia, maka inilah caranya. Inilah yang semestinya jadi takdir sejarahnya Indonesia, dan ini memerlukan pemikiran yang mendalam semangat bekerja di dalam diam. Militansi itu harus kita terjemahkan dalam jam kerja dalam produktivitas,” pungkasnya.

Sementara itu, calon Walikota Medan Bobby Afif Nasution yang hadir dalam Dialog ‘Geopolitik Global dan Visi Perjuangan Keumatan Dalam Konteks Politik Nasional’ berharap agar wabah virus Corona (Covid-19) bisa segera hilang dari Indonesia dan dunia.

Bobby berharap pemimpin di Kota Medan harus mengerti betul bagaimana menjalankan pemerintahan saat pandemi masih berlangsung, yakni diperlukan legitimasi yang kuat. Sehingga bisa melakukan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dan antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.

“Luas wilayah dan jumlah penduduk Kota Medan itu nomor tiga di Indonesia, sehingga perlu legitimasi yang kuat dan bisa melakukan kolaborasi. Kolaborasi adalah kunci menjalankan pemerintahan yang baik, dan ini sering dianggap remeh, padahal kolaborasi adalah penting,” tegas Bobby.

Keindahan Pantai Gelora di Sumbawa, Cek Deretan Faktanya

, ,

Partaigelora.id – Sebuah objek wisata baru bernama Pantai Gelora yang berlokasi di di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat sudah bisa dinikmati wisatawan. Selain menawarkan keindahan laut berombak tenang, sungai yang membelah pantai dan perbukitan di latar belakangnya, ada lima hal unik lain tentang pantai ini yang perlu kalian ketahui, nih infonya:

  1. Diresmikan oleh Ketua Umum Partai Gelora.

Anis Matta selaku Ketua Umum Partai Gelora Indonesia meresmikan Pantai Gelora pada hari Senin, 23 November 2020. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa pantai ini adalah pertemuan “potensi dan inovasi.” Anis Matta menyambungnya dengan mengatakan bahwa Indonesia memerlukan pengelolaan negara yang serupa itu. “Potensi besar Indonesia harus dikelola dengan inovasi agar membuat bangsa ini melesat. Inilah yang saya sebut, saat ini kita masih terbang terlalu rendah, padahal langit kita tinggi,” pungkasnya.

  1. Semula adalah pantai yang kurang terawat.

Meskipun telah cukup dikenal sejak waktu yang lama, Pantai Gelora yang dikenal sebelumnya dengan nama Pantai Manini atau Teluk Manini tidak terlalu banyak dikunjungi khususnya bagi masyarakat di luar Pulau Sumbawa. Sejak diresmikan tanggal 23 November lalu, pantai yang berlokasi di Dusun Meno, perbatasan Kecamatan Rhee dan Kecamatan Utan sangat ramai dikunjungi masyarakat lokal maupun luar wilayah. “Sejak dipopulerkan dengan nama Pantai Gelora dan diresmikan, sekarang ramai sekali pengunjung,” demikian kata Solihin, seorang guru setempat yang menguasai sejarah pantai ini.

  1. Hamparan pantai putih dan rimbunnya pohon kelapa

Dilihat dari ketinggian Pantai Gelora tampak bersih dengan dominan berwarna putih. Warna putih itu sebetulnya bukan berasal dari pasir melainkan serbuk batu karang berwarna putih yang jika diraba lebih kasar daripada pasir. Selain itu terdapat sekitar 400 pohon kelapa yang tumbuh di sisi timur pantai. Selain teduh juga menghasilkan kelapa yang langsung bisa dinikmati pengunjung

  1. Jembatan cinta

Yang unik, Pantai Gelora dibelah oleh sebuah sungai yang terhubung oleh jembatan tua yang telah ada sejak jaman Jepang. Sisa jembatan tua tampak jelas dan setelah direstorasi saat ini, bekas jembatan itu dibiarkan tetap ada. Warga sekitar menyebutnya sebagai ‘jembatan cinta’ dan menjadi objek foto wajib para pengunjung.

  1. Dinamai Pantai Gelora oleh masyarakat setempat

Nama Pantai Gelora dipilih dan diperkenalkan oleh warga yang tinggal di seputar pantai. Saat ini kebersihan, keamanaan, pengelolaan fasilitas di pantai dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Akibat makin ramainya pengunjung pantai, warga mendapat manfaat ekonomi langsung karena hasil tangkapan ikan bisa mereka jual kepada pengunjung. Di area pantai sendiri terdapat fasilitas umum seperti toilet, mushalla dan kafe dengan konsep terbuka.

So, untuk para penyuka kegiatan alam bebas, Pantai Gelora bisa dicoba. Ingin menyelam, jogging, memancing, bersepeda atau sekedar menikmati indahnya mentari tenggelam, semuanya tersedia di dalam satu area.
Selain itu, perpaduan pasirnya yang putih dan deretan pepohonan kelapa adalah spot foto yang keren, sekedar untuk diunggah di media sosial atau bahkan foto pra-nikah.

Yang pasti, semuanya gratis sampai akhir Desember 2020. Pengunjung bebas bersantai di area pantainya dengan peralatan dan makanan yang dibawa sendiri. Ingin coba?

Partai Gelora Resmikan YES, Fahri Hamzah: Ini Cara Gerakkan Ekonomi di Masa Krisis Pandemi Covid-19

, , , ,

Partaigelora.id – Hamzah menegaskan bahwa fundamental perekonomian Indonesia semakin rapuh akibat krisis pandemi Covid-19. Maka dari itu, wajar jika pemerintah saat ini terus mendorong untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, sektor ini terbukti mampu bertahan dan menjadi roda penggerak ekonomi, terutama di masaa krisis ekonomi.

“UMKM itu melibatkan 3 hal, yakni Pasar, Negara dan Rakyat. Ketiganya tidak bisa dipisahkan melainkan harus adanya kolaborasi. Dan sektor ini mampu menyerap tenaga kerja cukup besar,” kata Fahri dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).

Hal itu disampaikan Fahri saat meresmikan program YES (Yakin Entrepreneur Sukses) yang digagas Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora Indonesia, Minggu (29/11/2020).

Dalam acara peresmian ini juga digelar webinar tentang ‘UMKM Pondasi Ekonomi Kerakyatan’ dengan pembicara pakar kebijakakan publik Achmad Nur Hidayat, Ketua DPW Partai Gelora DKI Jakarta Triwicaksana, Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat Haris Yuliana dan Ketua Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora Wulan.

Fahri menegaskan, eksistensi UMKM tidak dapat diragukan lagi dalam perekonomian Indonesia, baik itu saat krisis maupun tidak ada krisis. Namun, keberadaan UMKM saat ini menghadapi banyak sekali permasalahan seperti terbatasnya modal kerja, sumber daya manusia yang rendah, dan minimnya penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi.

“Pemerintah harus terus memberi peluang bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing dengan perusahaan yang lebih cenderung menggunakan modal besar (capital intensive),” kata Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini.

Sementara itu, pakar kebijakan publik Achmad Nur Hidayat menyatakan, beberapa sektor UMKM saat ini terpukul oleh dampak pandemi Covid-19 seperti pariwisata. Namun, peluang usaha bisnis makan dan kesehatan justru berkembang pesat.

“Saya sangat mengapresiasi peresmian YES ini sebagai gerakan sosial untuk kewirausahaan. Sehingga YES bisa menjadi pendamping bagi pelaku UKM dalam hal akses-akses informasi, akses modal, perijinan dan pemasaran,” kata Matnur, sapaan Achmad Nur Hidayat.

Matnur menilai, digitalisasi bukan satu-satunya solusi bagi UMKM untuk mendongkrak bisnis dan penjualannya. Sebab digitalisasi tanpa efisiensi adalah bunuh diri, orang akan sering berpindah-pindah untuk mencari harga yang murah.

“Hanya karena beda harga, orang lain akan pindah (membelinya,red), itu sama saja bunuh diri. Dan ini yang unik, digitalisai bukan satu-satunya solusi bagi UMKM,” ungkapnya.

Ketua DPW Partai Gelora DKI Jakarta Triwicaksana berharap YES bisa segera kolaborasi untuk melakukan advokasi semua unsur dan elemen yang dibutuhkan agar UMKM bisa maju

“Salah satunya platform untuk YES sebagai platform UKM harus segera dibuat dan digunakan untuk kemajuan bersama. UMKM memiliki potensi dan pasar yang besar,” ujar Triwicaksana.

Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat Haris Yuliana kemudian menambahkan, agar program UMKM Partai Gelora yang disebut YES bisa segera dilakukan penetrasi atau pengenalan kepada masyarakat.

“YES bisa dengan cepat melakukan penetrasi kepada masyarakat dan tentu saja membuat UMKM lebih berdaya. YES dan Gelora bisa berkolaborasi juga untuk mendapatkan akses-akses yang membuat pelaku UMKM lebih maju,” ucap Haris.

Ketua Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora Wulan mengatakan, program YES akan menjadi mentor bagi UMKM agar usahanya bisa meningkat. “YES ini akan menjadikan UMKM Berdaya sehingga bisa membantu perekonomian negara dan neraca rumah tangga pada khususnya,” kata Wulan.

Selain meresmikan program YES, lanjut Wulan, partai Gelora juga akan menggelar Webinar Series ‘YES Akan Menjadi Motor Penggerak UMKM Gelora. Pada chapter 1 dimulai dari Jakarta dan Jawa Barat. Selanjutnya akan dilgelar di provinsi-provinsi lainnya dalam waktu dekat.

Link terkait: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/312846/partai-gelora-resmikan-yes-fahri-hamzah-ini-cara-gerakkan-ekonomi-di-masa-krisis-pandemi-covid19

Sumber: Times Indonesia.co.id

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

, , , , , , , ,

Partaigelora.id – Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menegaskan, fundamental perekonomian Indonesia selama ini belum kokoh dan krisis berlarut akibat pandemi Covid-19 membuatnya semakin terpuruk.

Karena itu wajar jika pemerintah saat ini terus mendorong untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab, sektor ini terbukti mampu bertahan dan menjadi roda penggerak ekonomi, terutama krisis ekonomi.

“UMKM itu melibatkan 3 hal, yakni Pasar, Negara dan Rakyat. Ketiganya tidak bisa dipisahkan melainkan harus adanya kolaborasi. Dan sektor ini mampu menyerap tenaga kerja cukup besar,” kata Fahri dalam keterangannya, Senin (30/11/2020).

Hal itu disampaikan Fahri saat melaunching program YES (Yakin Entrepreneur Sukses) Preneur yang digagas Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora Indonesia, Minggu (29/11/2020).

Dalam launcing ini juga digelar webinar tentang ‘UMKM Pondasi Ekonomi Kerakyatan’ dengan pembicara pakar kebijakakan publik Achmad Nur Hidayat, Ketua DPW Partai Gelora DKI Jakarta Triwicaksana, Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat Haris Yuliana dan Ketua Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora Srie Wulandarie.

Fahri menegaskan, eksistensi UMKM tidak dapat diragukan lagi dalam perekonomian Indonesia, baik itu saat krisis maupun tidak ada krisis. Namun, keberadaan UMKM saat ini menghadapi banyak sekali permasalahan seperti terbatasnya modal kerja, sumber daya manusia yang rendah, dan minimnya penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi.

“Pemerintah harus terus memberi peluang bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing dengan perusahaan yang lebih cenderung menggunakan modal besar (capital intensive),” kata Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini.

Pakar kebijakan publik Achmad Nur Hidayat menyatakan, beberapa sektor UMKM saat ini terpukul oleh dampak pandemi Covid-19 seperti pariwisata. Namun, peluang usaha bisnis makan dan kesehatan justru berkembang pesat.

“Saya sangat mengapresiasi Launching YES ini sebagai gerakan sosial untuk kewirausahaan. Sehingga YES bisa menjadi pendamping bagi pelaku UKM dalam hal akses-akses informasi, akses modal , perijinan dan pemasaran,” kata Matnur, sapaan Achmad Nur Hidayat.

Matnur menilai, digitalisasi bukan satu-satunya solusi bagi UMKM untuk mendongkrak bisnis dan penjualannya. Karena digitalisasi tanpa efisiensi adalah bunuh diri, orang akan sering berpindah-pindah untuk mencari harga yang murah.

“hanya karena beda harga, orang lain akan pindah (membelinya,red), itu sama saja bunuh diri. Dan ini yang unik, digitalisai bukan satu-satunya solusi bagi UMKM,” katanya.

Ketua DPW Partai Gelora DKI Jakarta Triwicaksana berharap YES bisa segera kolaborasi untuk melakukan advokasi semua unsur dan elemen yang dibutuhkan agar UMKM bisa maju

“Salah satunya platform untuk YES sebagai platform UKM harus segera dibuat dan digunakan untuk kemajuan Bersama. UMKM memiliki potensi dan pasar yang besar,” kata Triwicaksana.

Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat Haris Yuliana menambahkan, agar program UMKM Partai Gelora yang disebut YES bisa segera dilakukan penetrasi atau pengen alan kepada masyarakat.

“YES bisa dengan cepat melakukan penetrasi kepada masyarakat dan tentu saja membuat UMKM lebih berdaya. YES dan Gelora bisa berkolaborasi juga untuk mendapatkan akses-akses yang membuat pelaku UMKM lebih maju,” kata Haris.

Ketua Bidang Pengembangan UMKM dan Ekonomi Keluarga DPN Partai Gelora Srie Wulandarie mengatakan, program YES akan menjadi mentor bagi UMKM agar usahanya bisa meningkat.

“YES ini akan menjadikan UMKM Berdaya sehingga bisa membantu perekonomian negara dan neraca rumah tangga pada khususnya,” kata Srie Wulandarie.

Selain melaunching program YES, lanjut Wulandarie, juga menggelar Webinar Series ‘YES Akan Menjadi Motor Penggerak UMKM Gelora. Pada chapter 1 dimulai dari Jakarta dan Jawa Barat. Selanjutnya akan dilgelar di provinsi-provinsi lainnya dalam waktu dekat.

Anis Matta: Pemimpin yang Tepat Lanjutkan Pembangunan Tangsel Pasangan Benyamin-Pilar

, , , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta berharap pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan (Benyamin-Pilar) melanjutkan keberhasilan Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmy Diany dalam membangun Tangsel selama 10 tahun terakhir.

Berkat tangan Airin bersama wakilnya Benyamin Davnie, Tangsel menjadi Smart City dan kota bertarap internasional. Sehingga untuk agar dapat melanjutkan tata kelola pembangunan Kota Tangsel selanjutnya , dibutuhkan kepemimpinan yang berpengalaman dan profesional

“Mudah-mudahan tanggal 9 Desember, kita akan mendapatkan pemimpin baru yang akan melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan oleh Bu Airin. Maka kita memberikan dukungan kepada Pak Ben (Benyamin Davnie, red), Insyaa Allah untuk melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan oleh ibu Airin,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Minggu (29/11/2020).

Hal itu disampaikan Anis Matta saat melakukan Konsolidasi Pemenangan Benyamin-Pilar di Hotel Marilyn Serpong, Sabtu (28/11/2020)., yang dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Tangsel yang juga Walikota Tangsel Airin Rachmy Diany.

Anis Matta menyampaikan Kota Tangsel semenjak diresmikan pada 26 November 2008, dan dipimpin Airin Rachmy Diany memiliki tahap perencanaan pembangunan yang baik.

Anis Matta menilai Airin adalah pemimpin yang mempunyai karakter dan kejujuran dalam berpolitik. Selain itu, Airin juga dikenal sebagai pemimpin pelopor kebangkitan baru di Tangsel.

Karakter Airin dan Partai Gelora memiliki kesamaan, sehingga Partai Gelora memutuskan untuk mendukung secara penuh pasangan Ben-Pilar untuk melanjutkan capaian-capaian keberhasilan Airin dalam pembangunan Tangsel.

Keberhasilan Airin merupakan wujud bukti mewujudkan kebutuhan dasar masyarakat Tangsel dalam pemenuhan di bidang kesehatan, pendidikan serta infrastruktur.

“Kita semua menyaksikan 10 tahun ini Tangerang Selatan luar biasa sekali. Kalau pencapaian ini tidak dilanjutkan oleh Walikota yang mengerti ini semua tentu akan sayang sekali,” tegas Anis Matta.

Anis Matta menegaskan, pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ikhsan adalah pemimpin yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan di Tangsel, dibandingkan yang lainnya.

Benyamin Davnie yang meerupakan petahana Wakil Walikota Tangsel ini, lanjutnya, juga dikenal sebagai seorang pemimpin yang mampu mempersatukan semua pihak, sehingga tagline yang diangkat pasangannya adalah ‘TangSel sebagai Rumah Kita Bersama’.

“Disintergasi merupakan ancaman sosial yang tengah mengancam eksistensi berbangsa dan bernegara kita saat ini. Kepemimpinan Pak Benyamin bisa mempersatukan kita semua, dan itu bisa kita lihat dari taglinenya menjadikan Tangsel sebagai rumah kita bersama. Maka saya kira Pak Ben bisa jadi faktor pemersatu Tangsel,” tandasnya .

Anis Matta menambahkan, sebagai daerah penyangga ibukota Jakarta, Pemerintah Kota Tangsel dibawah kepemimpinan Walikota Airin rachmy Diany dan Wakil Walikota Benyamin Davnie, mengusung konsep Smart City dalam pencanangan pembangunannya.

Karena itu dibutuhkan upaya dan komitmen yang kuat dalam membangun sebuah kota. Sebab, bukanlah pekerjaan hal yang mudah dalam membangun sebuah kota baru.

“Maka jangan salah pilih pemimpin pada 9 Desember nanti agar pembangunan yang telah dilakukan oleh Bu Airin bisa dilanjutkan. Insyaa Allah pasangan Binyamin Davnie-Pilar Saga Ikhsan memenangi Pilkada Tangsel,” ujarnyya.

Menurut Anis Matta, dalam membangun konsep Smart City, harus meliputi beberapa hal, diantaranya soal pertumbuhan ekonomi yang baik, memiliki infrastruktur yang terkonektifitas demi menunjang mobilitas masyarakatnya, serta lingkungan hidup dan jaminan kesehatan yang memadai, termasuk juga soal akses dan pendidikan yang cakap.

Tangsel telah memenuhi unsur-unsur Smart City yang mesti terpenuhi, yaitu Smart Government, Smart Economy, Smart Live, Smart Living, Smart People, dan Smart Mobility.

Di mana Smart City dapat membantu solusi kendala perkotaan dan memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat seperti pengurusan dokumen tidak lagi berlarut-larut dan memakan waktu panjang.

Dari segi kesehatan juga demikian, cukup menunjukan KTP, masyarakat Tangerang Selatan mendapatkan pelayanan kesehatan. Infrastrukturnya juga sudah terkoneksi dan memudahkan mobilitas masyarakat. Terkait dengan pendidikan, di Kota Tangerang selatan sudah tidak lagi dipungut biaya.

“Masyarakat Tangsel butuh kepemimpinan yang dapat melanjutkan pembangunan demi masa depan yang lebih baik. Partai Gelora akan all out mendukung serta memenangkan pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan, seorang pemimpin berpengalaman dan profesional,” pungkasnya.

DPW Partai Gelora Papua Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran di APO Kali Jayapura

, , ,

Partaigelora.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Papua melakukan aksi peduli sesama dengan memberikan bantuan sembako dan pakaian layak pakai kepada korban kebakaran APO Kali, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura, Papua pada Kamis (26/11/2020).

Dalam insidm kebakaran hebat ini ilaporkan, dalam insiden tersebut setidaknnya 500 orang kehilangan tempat tinggalnya, akibat rumah mereka ludes terbakar dilalap si jago merah.

Aksi peduli ini sesama ini diserahkan langsung oleh Ketua DPW Gelora Papua, Muhamad Yamin Noch di penampungan warga Kerukunan Keluarga Maluku Utara (KKMU) Provinsi Papua di APO Bengkel.

“Saya menghimbau kepada warga korban agar tabah dalam menghadapi musibah. Dan saya berharap dukungan masyarakat serta Pemerintah Kota Jayapura untuk segera memastikan penanganan korban dengan merelokasi korban di tempat penampungan yang laya kdan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan,” kata Yamin, Jumat (27/11/2020).

Wakil Ketua KKMU ini mengatakan, para korban membutuhkan uluran bantuan kemanusiaan berupa pakaian layak pakai, kebutuhan Ibu dan anak, serta sembako.

“Hampir dipastikan tidak ada harta benda yang dapat diselamatkan karena kejadian kebakan pada jam aktivitas kerja,” katanya.

Dari data sementara yang dihimpun, korban kebakaran kurang lebih sebanyak 55 kepala keluarga (KK) pemilik rumah tinggal dann 250 KK yang tinggal di kos-kosan.

Mereka ditempatkan dilokasi yang menjadi tempat penampungan bagi korban kebakaran yakni mesjid, aula kantor kelurahan Bhayangkara dan di halaman SD Inpres APO.

“Pemicu kebakaran diakibatkan oleh kelalaian penggunaan kompor gas, terjadi bocoran tabung gas yang letaknya berdekatan dengan kompor minyak tanah yang saat itu menyala. Sementara akses damkar sulit menembus karena jalan ke pemukiman yang terbilang padat dan sempit,” katanya.

Namun, akhirnya si Jago Merah berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB setelah kurang lebih lima jam bergulat berusaha untuk memadamkannya.

Keberhasilan ujtuk memadamkan itu, berkat dukungan Pemerintah Kota Jayapura PDAM dan jasa mobil penjualan air.

Anis Matta Resmikan Kantor DPW Partai Gelora NTB Berkonsep Ruang Kolaborasi

, , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta mengatakan, misi Partai Gelora adalah ‘Menjadi Karpet yang Nyaman untuk Kontribusi Semua Elemen Bangsa’.

Hal itu disampaikan Anis Matta saat peresmian Kantor DPW Gelora Nusa Tenggara Barat di Jl. Gunung Kerinci, Dasan Agung Baru, Kec. Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat pada Selasa (24/11/2020) lalu.

“Yang unik, konsep kantor DPW yang diresmikan bukan seperti kantor partai politik pada umumnya, tapi menjadi semacam ruang kolaborasi. Lokasinya berada di merupakan kawasan ‘nongkrong’ yang dihuni kafe-kafe lainnya,” kata Anis Matta dalam keterangan, Jumat (27/11/2020).

Sebelumnya, beberapa kantor DPW dan DPD Partai Gelora juga dibangun dengan konsep menyatu dengan kafe, seperti DPW Lampung dan DPD Bekasi.

Bangunan satu lantai Kantor Partai Gelora DPW NTB, tidak hanya digunakan untuk kantor tapi juga digunakan sebagai ruang kelas Akademi Manusia Indonesia (AMI), area terbuka untuk co-working space dan dilayani sebuah kafe untuk para pengunjungnya.

Di area tengah, tersedia banyak ruang diskusi. Selain itu, ada ruang khusus pemroses kopi unggulan asal Nusa Tenggara Barat yang dipasarkan dengan merek Tuwa Kawa.

Lokasi ini mulai direnovasi mulai bulan Agustus 2020 oleh PT. Nusatenggara Beans Bagus (NBB) yang merupakan perusahaan pengolahan kopi asli NTB dan pengelola kafe.

“Kami menawarkan kesempatan untuk setiap pihak berkolaborasi. Sebelumnya disamping sudah ada Kins Coffe, kemudian Partai Gelora tertarik untuk bergabung dalam kolaborasi,” kata Agus Pramudiya mewakili NBB.

Hadir juga dalam acara peresmian Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah, para pimpinan DPN Partai Gelora, komunitas, tokoh masyarata dan calon kepala daerah di NTB yang didukung Partai Gelora.

“Filosofi kolaborasi Partai Gelora kami terjemahkan dalam tata-kantor yang mengedepankan konsep co-working space, disini ada kantor partai, kafe, kantor perusahaan, lembaga sosial dan lainnya. Siapa saja bisa bergabung disini, untuk bersama-sama membangun Indonesia. Bahkan kami bermimpi, kantor antar partai bisa dalam satu kompleks co-working space, sehingga dialog dan diskusi antar partai semakin intensif dalam upaya membangun kekuatan bangsa,” urai Lalu Fahrurrozi Ketua DPW Nusa Tenggara Barat.

Anis Matta dan rombongan DPN Partai Gelora melakukan rangkaian kegiatan di NTB selama tiga hari di Sumbawa dan Lombok. Pada Senin (23/11/2020), Anis Mattta meresmikan Pantai Gelora di Utan, Meno Sumbawa.

Ketua Umum Partai Gelora ini juga meresmikan kantor DPD Lombok Timur, serta bertemu dengan Bupati Lombok Timur dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Muhajirin di Praya, Lombok Tengah. Rabu (25/11/202).

Dalam kesempatan ini Anis Matta dan Fahri Hamzah melakukan konsolidasi dengan pendukung salah satu paslon Pilkada Lombok Utara.

Saat ini Pengurus Partai Gelora telah terbentuk di 100% provinsi dan 99% pengurus DPD Kabupaten/ Kota. Sementara dari 7230 kecamatan sudah terbentuk DPC 4554 atau sekitar 63%. Diharapkan sampai April mendatang bisa menambah 2000-an lebih DPC

Anis Matta Berharap Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur’an

, , , ,

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia Anis Matta berharap para alumni santri pondok pesantren (Ponpes) kedepannya bisa menduduki jabatan strategis sebagai Panglima TNI dan Kapolri.

Panglima TNi dan Kapolri harusnya juga seorang Hafidz yang dapat menghafal Al-Qur’an, yang hingga kini belum pernah ada.

“Saya berharap ada Panglima TNI dari anak-anak pesantren, karena kita belum pernah melihat ada Panglima TNI yang sudah Hafidz atau kepala polisi (Kapolri, red) atau konglomerat juga Hafidz ,” kata Anis Matta dalam keterangannya , Kamis (26/11/2020).

Harapan itu disampaikan Anis Matta saat menyampaikan Orasi Kebangsaan dan bersilaturahmi ke Ponpes Darul Muhajirin, Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa, (24/11/2020.) petang.

Karena itu, Anis Matta pun berdoa agar Ponpes Darul Muhajirin bisa melahirkan para pemimpin-pemimpin Indonesia yang menjadi pelopor kebangkitan Islam dan Indonesia.

“Sesuai dengan namanya Darul Muhajirin, cerita-cerita mengenai pelopor kebangkitan Islam mengalir kepada para pendiri, pengajar dan santri-santri. Muudah-mudahan dari pesantren Ini , lahir para pemimpin-pemimpin Indonesia,” katanya.

Anis Matta mengatakan, kunjungan silahturahminya ke Ponpes Darul Muhajirin dalam rangka menyatukan seluruh kekuatan untuk mewujudkan kemajuan Indonesia, yakni melalui peta jalan baru Arah Baru Indonesia sebagai lima besar dunia.

“Kita perlu menyatukan seluruh kekuatan untuk mewujudkan kemajuan Indonesia,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Kamis (26/11/2020).

Menurut Anis Matta, Partai Gelora akan terus melakukan silahturahmi keberbagai lembaga, tokoh, ulama dan pihak lainnya untuk menebarkan semangat kebangkitan baru dan fokus untuk mencari peluang agar bangsa Indonesia bisa bangkit dari krisis pandemi Covid-19 saat ini.

“Kami akan terus berkunjung kemana saja untuk menebarkan semangat kebangkitan baru yang fokus kepada peluang bukan tentang masalah di tengah krisis akibat Covid-19 saat ini,” ujarnya.

Partai Gelora yang ia dirikan bersama sejumlah tokoh, lanjut Anis Matta, bukan sekedar sebagai partai politik biasa, tetapi lebih dari itu menjadi polopor gerakan kebangkitan baru Indonesia.

Kata gelombang dan rakyat dari nama Partai Gelora diharapkan menjadi energi dan pelaku sejarah dalan menerbarkan semangat perubahan. Karena itu, Anis Matta berharap supaya semua anak bangsa bisa berkontribusi dalam kemajuan Indonesia

“Kita mempunyai tugas untuk menyelesaikan persoalan krisis bangsa.Mudah-mudahan kita bisa berkontribusi untuk memajukan Indonesia, melahirkan pemimpin-pemimpin baru Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Darul Muhajirin TGH. Humaidi Najamudin mengatakan, kunjungan silahturahmi Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta dan rombongan menjadi kehormatan tersendiri bagi keluarga besar Darul Muhajirin.

“Kami keluarga besar Darul Muhajirin mengucapkan terimakasih atas kedatangan Ketua Umum Partai Gelora dan jajaran semoga pertemuan ini menghasilkan hal yang baik di dunia dan akhirat,” kata Humaidi.

Kunjungan silahturahmi Anis Matta dinilai bisa menjadi momentum bagi Ponpes Darul Muhajirin yang mengelola pendidikan dari jenjang MTs SMA, MA hingga Majelis Taklim yang tersebar di Lombok Tengah lebih maju lagi dalam memperluas dakwah keislaman.

“Momentum ini menjadi kesempatan Darul Muhajirin menguatkan komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan dan politik keumatan.” tandasnya.

Dalam kunjungan silahturahmi ke Ponpes Darul Muhajirin ini, Anis Matta didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah, Bendahara Umum Achmad Rilyadi dan lain-lain.

Anis Matta dan rombogan disambut meriah para santri, pengurus yayasan dan jamaah Darul Muhajirin. Setiba di Darul Muhajirin, Anis Matta bersama rombongan langsung berziarah ke makam Pendiri Ponpes Darul Muhajirin Almagfurullahu TGH. M. Najamudin Makmun.

Anis Matta: Sudah Saatnya Indonesia Jadi Negara Kuat, Modern dan Tangguh

, , ,

Partaigeelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menegaskan, Indonesia sudah saatnya menjadi negara yang kuat, modern dan tangguh diantara kekuatan utama di dunia.

Partai Gelora akan fokus membawa Indonesia menjadi kekuatan lima besar dunia sejajar dengan negara-negara seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan China

“Kita fokus mencari peluang di tengah krisis saat ini, dengan menjadi Indonesia kekuatan utama di dunia, lima besar dunia . Cita-cita ini, sebagai takdir masa depan Indonesia, yang telah melalui dua gelombang sejarah, dan akan menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat, modern dan tangguh,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Rabu (25/11/2020).

Hal itu disampaikan Anis Matta dalam Silahturahmi DPN dengan DPD Lombok Utara yang dihadiri calon bupati dan wakil bupati Lombok Utrra, Najmul Achyar-dan Suhardi di Lombok , Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (24/11/2020) .

Anis meyakini, dengan modal sejarah yang diukur dari geografi dan populasi, akan mampu menjadikan Indonesia sebagai kekuatan kelima dunia. Ia menilai Partai Gelora bukan hanya sekedar partai politik biasa, tapi partai pelopor kebangkitan baru Indonesia.

Dari segi nama , sebut Anis matta, kata ‘gelombang’ dipercayai dapat mewakili geografi tanah air Indonesia, yang dimana dua pertiganya adalah lautan.

Selama ini, masyarakat hanya terlibat menjadi pewaris peta politik lama yang biasanya membelah Indonesia dalam tiga kelompok massa yakni kanan, tengah dan kiri.

Kelompok kanan, sering menggunakan kata umat, dan kelompok tengah, sering menggunakan kata bangsa. sedangkan kelompok kiri sering menggunakan kata rakyat.

Sementara partainya, akan tetap menggunakan kata rakyat, tujuannya guna menjadikan seluruh rakyat Indonesia sebagai pelaku sejarah sendiri, sekaligus sebagai perawi bagi sejarahnya.

“Dalam kata rakyat, terkandung makna memelihara, cara merawat, mencintai dan bertanggung jawab, itu yang akan jadi takdir sejarah masa depan Indonesia,”sebutnya.

Anis Matta menginginkan, partai bentuknya itu akan menjadi pelopor kebangkitan baru Indonesia, sehingga kedepan, tugas Partai Gelora adalah, menyebarkan semangat energi kebangkitan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Sebagaimana dulu masyarakat Indonesia, bisa melampaui tantangan penjajahan dalam merebut kemerdekaan dan menjelma menjadi bangsa baru yang kuat dimata dunia.

Semangat kebangkitan baru Indonesia, lanjutnya. merupakan takdir Partai Gelora yang dilahirkan di tengah krisis, dan mendapat tugas langit untuk menyelesaikan krisis yang sedang menimpa bangsa, terlebih di tengah pandemi dan krisis ekonomi.

Anis Matta mengungkapkan, ancaman masa depan terbesar bagi bangsa Indonesia sebenarnya adalah disintegrasi sosial yang telah mengakibatkan pembelahan dan perpecahan dikalangan masyarakat.

Karena itulah, Partai Gelora akan menjadi pelopor kebangkitan baru Indonesia dengan tetap menyebarkan energi kebangkitan kepada seluruh rakyat Indonesia dan menyatukan seluruh elemen bangsa.

“Partai Gelora, harus menjadi tempat bertemunya hal-hal yang tampak, mengingat tugas pertamanya adalah untuk menebarkan energi kebangkitan guna menyebarkan Islam dan nasionalisme, dua hal itu tidak boleh dipisah-pisahkan,” katanya.

Anis Matta menegaskan Partai Gelora telah mmbuat peta jalan (road map) Arah Baru Indonesia mencapai lima besar dunia, diantaranya melalui rajutan semangat kebangkitan dan persatuan menjadikan Indonesia sebagai rumah besar bersama.

“Setiap satu langkah besar harus dimulai dari langkah kecil, dan satu cita-cita besar harus dimulai dari satu langkah kecil. Karena bangunan besar adalah gabungan dari begitu banyak batu bata, sehingga langkah kecil itu adalah, dengan memperbanyak kemenangan-kemenangan kecil di setiap tempat,” katanya.

Kemenangan-kemenangan kecil itu, kata Anis, akan diperoleh antara dalam Pilkada Kabupaten Lombok Utara dengan kemenangan pasangan bupati dan wakil bupati Lombok Utara, Najmul Achyar-dan Suhardi, yang merupakan petahana.

“Pada 9 Desember, Insya Allah pasangan Najmul Achyar-Suhardi melanjutkan kepemimpinan di Lombok Utara. Ini kombinasi pasangan intelektual, religius dan kepemimpinan yang baik, Insya Allah menang. Partai Gelora siap kerja keras untuk memenangkan,” katanya.

Wakil Ketua Umum Fahri Hamzah menambahkan, pasangan Najmul Achyar-Suhardi adalah pasangan yang sudah terbukti mensejahterahkan rakyat dan pemimpin yang berani membangun infrasktruktur secara masif.

“Beliau ini (Najmul Achyar, red) adalah seorang pemimpin yang selalu terlibat dalam krisis, dan berhasil keluar dari krisis, karena rajin turun ke lapangan. Saya yakin tidak ada halangan, beliau terpilih lagi. Sehinggga pembangunan infrastruktur masif bisa kembali dilanjutkan,” kata Fahri Hamzah.

Calon Bupati Lombok Utara Najmul Achyar mengatakan, kehadiran Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta di Lombok Utara menambah dukungan energi bagi dirinya dan pasangan menjelang pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember.

“Saya meyakini kehadiran Pak Anis Matta menambah energi juang kita menjelang injury time,” kata Najmul.

Selain menghadiri Silahturahmi dengan DPD Lombok Utara, Anis Matta yang didampingi Bendahara Umum Achmad Rilyadi juga meresmikan kantor DPD Lombok Timur. Sehari sebelumnya, Anis Matta meresmikan soft opening Partai Gelora, Meno, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

Anis Matta Resmikan Pantai Gelora, Tempat untuk Mengekspresikan Mimpi-mimpi Besar

, , , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta meresmikan pembukaan (soft opening) Partai Gelora, Meno.Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai kawasan wisata baru dengan konsep pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar pada Senin (23/11/2020).

Pantai Gelora juga akan menjadi tempat kolaborasi bagi semua orang untuk mengekspresikan mimpi-mimpinya yang akan membawa kemajuan Sumbawa, NTB dan Indonesia.

“Pantai Gelora ini dulunya kotor tak terurus, sekarang jadi bersih dan menarik masyarakat, karena ada perubahan dan mimpi-mimpi besar. Nah, Gelora memposisikan pula sebagai partai yang hadir membawa perubahan dan meraih mimpi-mimpi Indonesia di masa depan,” kata Anis Matta dalam keteranganya, Selasa (24/11/2020).

Anis Matta mengatakan, pengembangan Pantai Gelora sebagai tempat bercengkerama dan bergembira ini merupakan ide dari Fahri Hamzah, Wakil Ketua Umum Partai Gelora. Sebab, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, yang diperlukan adalah menemukan peluang di tengah krisis.

“Kita sedang hidup di tengah krisis, kita fokus menemukan peluang seperti kata Pak Fahri Hamzah mengubah wajah pantai ini menjadi tempat bercengkerama dan tempat bergembira, begitu juga jika ingin mengubah Indonesia,” katanya.

Menurut Anis Matta, dua pertiga wilayah Indonesia berupa lautan, sehingga luas wilayah Laut Indonesia masuk tiga besar dunia bersama Laut Mediterania dan Karibia.

“Jika bicara laut dunia, kita hanya bicara tiga tempat wisata, yakni laut Mediterania , Laut Karibia dan Laut indonesia. Luas Laut Indonesia adalah luas Laut Mediterania yang dinikmati banyak negara, tapi kita Indonesia sendirian. Karena itu, kita perlu mempertahankan kegembiraan kita di tengah krisis ini,” katanya.

Anis Matta menegaskan, untuk mengubah Indonesia saat ini diperlukan energi yang positif seperti cita-cita Partai Gelora menjadikan Indonesia lima besar dunia. .

“Kita coba dari titik kecil dari Kabupaten Sumbawa untuk menyebarkan energi perubahan itu. Kita tidur dengan mimpi besar, mimpi indah dan kita bangun dengan proposal baru mengubah wajah Sumbawa, mengubah wajah NTB dan Wajah Indonesia,” kata Ketua Umum Partai Gelora Indonesia ini.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah menambahkan, ide untuk membersihkan pantai di Meno ini , karena terlihat kotor dan penuh tumpukan sampah . sehingga perlu dikembalikan ke kondisi alam seperti dahulu.

“Waktu saya kecil, semua pantai masih bersih, mnum air di sungai tidak ada kotoran dan cuaca yang bersih. Sekarang terlalu banyak sampah, saya mengajak Pramuka dan masyarakat di dusun untuk membersihkan. Dan kita percantik, ternyata pantai ini benar-benar cantik dan indah,” kata Fahri.

Fahri mengungkapkan, untuk menikmati keindahan Pantai Gelora, masyarakat tidak perlu membayar dan siapa saja boleh memasuki pantai tersebut. Sehingga lama kelamaan Pantai Gelora menjadi ramai, dan banyak disinggahi masyarakat Sumbawa maupun dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kita namakan Pantai Gelora, karena pantai ini menjadi tempat kolaborasi ide-ide dan tempat bagi semua orang mengekspresikan mimpinya,” kata Fahri.

Pantai Gelora, lanjut Fahri, memiliki gelombang yang indah dikelilingi gunung-gunung seperti ide pendirian dan lahirnya Partai Gelora.

“Partai Gelora juga mengingatkan kita kepada Bung Karno yang mengembangkan kawasan Gelora, Senayan. Bung Karno menyukai kosakata Gelora, semangatnya Gelora. Jadilah tempat ini menjadi Pantai Gelora,” tegas Fahri.

Fahri menjelaskan, Pantai Gelora akan dikembangkan sebagai kawasan wisata kuliner, selain daya tarik budaya Sumbawanya. Rencananya akan dibangun hotel dan resort dalam waktu dekat untuk pengembangan kawasan wisata Pantai Gelora.

“Sudah ada teman yang menghubungi saya untuk ikut mengembangkan kawasan Pantai Gelora yang akan membangun hotel dan resort. Tapi sesunguhnya pantai ini tidak saja terbuka untuk investor tapi juga untuk rakyat. Orang mau jual kopi, lemang atau lainnya, silahkan, kita buat pantai ini jadi kawasan wisata kuliner,” katanya.

Soft opening Pantai Gelora dilakukan Anis Matta pada siang dan malamnya dilakukan pesta rakyat, dimana masyarakat Sumbawa menyumbangkan hasil laut mereka untuk dinikmati bersama-sama.

Sebagai penanda pembukaan Pantai Gelora tersebut, dilakukan upacara adat membalikkan nasi tumpeng yang terkenal di Sumbawa.

Acara ini dihadiri Plt Bupati Sumbawa Pjs Zainal Abidin MS, calon bupati dan wakil bupati Sumbawa Nurdin Ranggabarani dan H Burhanuddin Jafar Salam (Nur-Salam), Bendahara Umum Partai Gelora Achmad Rilyadi, para ketua bidang dan lain-lain.

Alamat Dewan Pengurus Nasional

Jl. Minangkabau Barat Raya No. 28 F Kel. Pasar Manggis Kec. Setiabudi – Jakarta Selatan 12970 Telp. ( 021 ) 83789271

Newsletter

Berlangganan Newsletter kami untuk mendapatkan kabar terbaru.

X