Category: Kegiatan

Marak Upaya Gusur dan Geser Suara, Mahfuz Sidik: Ini Bentuk Praktik Kecurangan Pemilu Legislatif

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik mengatakan, Partai Gelora menemukan indikasi maraknya upaya gusur dan geser perolehan suara pemilu legislatif (pileg) partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 selama tahapan rekapitulasi di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di berbagai wilayah di Indonesia

“Partai Gelora melalui pengurus di kabupaten/kota dan juga saksi di PPK atau kecamatan mendapatkan laporan yang cukup masif mengenai terjadinya proses gusur dan geser suara dari C-Hasil di TPS/PPS menuju D-Hasil pleno di PPK,” kata Mahfuz Sidik dalam keterangannya, Senin (26/2/2024).

Menurut Mahfuz, upaya gusur dan geser perolehan suara di PPK itu, berdasarkan laporan yang diterimanya cukup merata terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.

“Umumnya penggusuran terjadi terhadap suara partai-partai kecil dan calegnya. Disebut penggusuran ini, karena banyak suara yang hilang dalam jumlah yang cukup banyak,” kata Sekjen Partai Gelora ini.

Yakni, mulai dari tingkat tempat pemungutan suara (TPS) yang dilakukan panitia pemungutan suara (PPS) sampai kemudian pada tingkatan rekap dalam C-Hasil juga banyak yang menghilang ketika dihitung di PPK.

“Memang belum bisa dipastikan, ini menghilangnya kemana? Tetapi, berdasarkan laporan, kita temukan di lapangan ada partai-partai yang kemudian mengalami penambahan suara yang tidak sesuai dengan catatan atau data C-Hasilnya,” ungkap Mahfuz.

Mahfuz menegaskan, upaya penggeseran suara partai-partai ini, terutama terjadi pada partai kecil, termasuk diantaranya Partai Gelora.

Hal itu terjadi akibat adanya proses transaksi jual beli suara yang dilakukan oleh para pihak dan melibatkan penyelenggara pemilu di lapangan.

“Motif yang cukup banyak terjadi dari laporan temen-temen di lapangan, yakni akibat transaksi jual beli suara yang dilakukan oleh para pihak. Transaksi jual beli suara ini, sepertinya diberi jalan oleh oknum penyelenggara pemilu di lapangan,” jelasnya.

Seharusnya, kata Mahfuz, praktik jual beli suara yang dilakukan para pihak dan oknum penyelenggara pemilu di lapangan ini bisa diantisipasi dan tutup jalannya agar tidak memberi peluang untuk terjadi.

‘Partai Gelora memberikan usulan kepada KPU Kota/Kabupaten, bahwa dalam melakukan pleno rekapitulasi suara di Kota dan Kabupaten agar diberi ruang kesempatan kepada saksi-saksi partai untuk mengajukan catatan-catatan khusus, menyampaikan komplain atas kasus-kasus penggusuran dan penggeseran suara yang cukup marak terjadi berbagai tempat,” katanya.

Jika melihat fenomena ini, maka kasus penggusuran dan penggeseran perolehan suara di PPK yang terjadi di berbagai wilayah tersebut, merupakan bagian dari bentuk kecurangan Pemilu 2024.

“Jadi kalau kita berbicara narasi kecurangan, ini juga bentuk kecurangan dalam bentuk lain. Dan yang perlu kita cermati, adalah kecurangan ini justru dilakukan oleh partai-partai besar, partai yang miliki modal besar,” katanya.

Kata Fahri Hamzah, Oposisi yang Kuat Akan Membantu Kinerja Pemerintah

Partaigelora.id – Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah mengatakan oposisi yang kuat akan membantu kinerja pemerintah, karena mendapat masukan yang berbeda.

Karena menurut Fahri, negara harus memelihara kebebasan dan menjamin kemerdekaan setiap penduduk untuk menyatakan pendapat, baik secara lisan maupun tulisan

“Saya kira itu bagus sekali. Jadi menurut saya, tidak ada masalah soal hadirnya kekuatan oposisi dalam sebuah negara,” kata Fahri kepada awak media di Jakarta, Selasa (20/2/2024).

Pernyataan Fahri ini menyikapi dampak hasil pemilihan umum (Pemilu) Pilpres dan Pileg 2024 ini terhadap konfigurasi kekuatan politik dan bagaimana presiden dan wakil presiden terpilih nanti akan mengelola situasi.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI Periode 2014-2019 ini mengatakan bahwa semua itu (oposisi maupun koalisi), sudah ada dalam sistem negara Indonesia, dan tidak ada yang baru dalam hal itu.

Secara teori maupun praktek partai politik (parpol) bukan hanya cukup terhormat, tetapi menjadi oposisi juga potensial.

“Kenapa? Karena posisinya sebagai oposisi yang kritis, maka dukungan dari masyarakat juga cukup kuat, dan itu pernah terjadi,” sebutnya seraya menambahkan bahwa di sisi yang lain, juga ada pantai yang merasa bahwa dia akan merasa cukup kuat membangun partainya kalau dia berada di pemerintahan.

Seperti apa makna yang paling tepat, masih menurut Fahri, harus bicara tentang sistem pembiayaan parpol, termasuk keberadaannay di dalam atau di luar pemerintahan.

Namun itu tidak boleh berefek kepada kepercayaan diri mereka bahwa di dalam seolah-olah dengan tidak berada di luar pemerintahan atau sebaliknya.

Artinya mereka akan kesulitan untuk membangun gerakan mereka terutama yang memerlukan sumber daya ekonomi di dalamnya.

“Saya di antara satu proposal yang pernah saya usulkan ke depan adalah bahwa pembiayaan partai politik jangan dibiarkan menjadi urusan pribadinya, karena nanti menyebabkan terjadi relasi yang tidak sehat antara partai dengan perusahaan,” ujarnya.

Padahal, parpol tetap ingin supaya menjalankan fungsinya dengan baik, jangan orang merasa di luar pemerintahan (oposisi) merasa tidak punya hak hidup dan berkembang. Karena itu harus di perbaiki di negara-negara operasi Parlementer agar negara mengeluarkan pembiayaan kepada partai oposisi itu lebih banyak, daripada membiayai partai yang ada di dalam pemerintahan.

“Menurut saya, posisi oposisi itu baik bagi negara, baik bagi pemerintahan. Makanya anggaran negara kepada oposisi justru harus ditambah. Sebab suara yang berbeda dengan pemerintah justru nampak begitu lebih real begitu saya kira,” kata Fahri yang meyakini jika Prabowo-Gibran akan memberikan sumber keuangan yang besar supaya partai politik tidak menyuruh kader-kadernya melakukan tindak pidana korupsi.

Berdasarkan Salinan C-Hasil, Partai Gelora Berpeluang Lolos Senayan

Partaigelora.id-Berdasarkan hasil pemantauan salinan C-Hasil dari Panitia Pemungutan Suara (PPS), terbuka peluang bagi Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia ke Senayan, meskipun beberapa lembaga survei melalui hasil hitung cepat (quick count) memprediksi tidak memenuhi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).

Demikian disampaikan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPN Partai Gelora Rico Marbun dalam keterangannya, Senin (19/2/2024).

“Sudah terkumpul data dari hampir 54% PPS. Ternyata tren perolehan suara Partai Gelora cukup menggembirakan di sekitar 4,1%,” kata Rico Marbun.

Menurut Rico, sejak Kamis (15/2/2024), Partai Gelora telah mengerahkan petugas pencatat salinan data C-Hasil dari PPS di tingkat kelurahan dan desa.

“Karena kami tidak memiliki saksi TPS yang cukup, maka kami mencatat salinan data C-Hasil dari TPS yang ditempel pada PPS,” katanya.

Karena itu, berdasarkan hasil pencatatan salinan data C-Hasil dari TPS tersebut, maka Partai Gelora berkeyakinan akan masuk ke Senayan dan memenuhi PT 4%, serta akan menempatkan wakilnya di DPR.

“Kami masih berkeyakinan berpeluang masuk Senayan. Kami masih berupaya menghimpun sisa data dari PPS lainnya,” ungkap Rico.

Rico mempertanyakan akurasi hasil hitung cepat untuk Pemilu Legislatif yang dilakukan sejumlah lembaga survei, dimana perolehan suara Partai Gelora ditempatkan pada kisaran 1,7%.

Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan angka elektabilitas Partai Gelora di beberapa survei terakhir. Misalnya yang dilakukan lembaga survei Median dan SPIN yang dirilis pada awal Pebruari, empat hari menjelang menjelang pencoblosan.

Dalam survei lembaga survei Media Survei Nasional, misalnya, elektabilitas Partai Gelora tercatat sebesar 4 % dari sebelumnya 2,8% dan survei lembaga Survey and Polling Indonesia (SPIN) mencatatkan elektabalitas sebesar 4,1% dari sebelumnya 3,6 %.

“Kami memang mempertanyakan akurasi hasil hitung cepat untuk pileg, karena ada banyak anomali. Makanya kami mengejar betul salinan data dari C-Hasil dari PPS untuk mengetahui lebih pasti tren perolehan suara riil Partai Gelora,” ujar Rico.

Rico mengatakan, jika semua PPS komitmen mengumumkan salinan C-Hasil sesuai perintah Undang-undang, akan lebih mudah dan cepat mengetahui proyeksi perolehan suara riil. Namun, di sebagian PPS masih ditemukan tidak melakukan tugas mengumumkan salinan C-Hasil.

“Sejak hari minggu kemarin, pengurus DPD Partai Gelora sudah bersurat ke KPUD Kota/Kabupaten meminta menunda proses rekapitulasi suara di PPK dimana masih banyak PPS yang belum mengumumkan salinan C-Hasil. Kebetulan juga dari pihak KPU RI masih melakukan perbaikan dan pembersihan Sirekap yang datanya banyak tidak sesuai,” jelas Rico.

Sementara mengenai Sirekap, Partai Gelora berharap KPU RI bisa segera menuntaskan pembenahannya karena telah banyak membingungkan.

“Meskipun Sirekap fungsinya sebagai alat bantu, namun KPU RI perlu segera membenahi agar dapat menampilkan data yang lebih mendekati potret data riil nya. Kami masih percaya KPU RI mampu menyelesaikan masalah ini,” pungkas Rico Marbun.

Prabowo-Gibran Unggul di Pilpres 2024, Fahri Hamzah Berharap Seluruh Elemen Bangsa Bisa Tenang dan Berdamai dengan Pilihannya

Pataigelora.id Juru Bicara (Jubir) Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah mengungkapkan, hasil terbaru quick count atau hitung cepat capres-cawapres 2024, yang menunjukan keunggulan pasangan 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, menunjukkan keberhasilan Prabowo dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyatukan masyarakat Indonesia.

Meski diakui Fahri kalau keduanya pernah bersaing dalam pemilihan presiden atau pilpres pada 2014 dan 2019, namun pada 2024 keduanya bersatu sehingga berhasil memperoleh hati rakyat menjadi pemenang dalam Pilpres 2024.

“Mustahil peristiwa ini ada dan angkanya begitu menakjubkan. Jadi kalau hati dua tokoh bangsa (Prabowo dan Jokowi) yang bertarung 2014 dan 2019, tidak ada niat besar untuk satukan bangsa ini dalam transisi di mana Indonesia memerlukan situasi baru bahwa kita harus bersatu. Jadi niat baik dua tokoh besar ini yang bisa satukan kita,” tegas Fahri melalui keterangan tertulisnya, Kamis (15/2/2024).

Dengan kenyataan yang ada dimana hasil hitung cepat Pilpres 2024 telah menunjukan bahwa pasangan calon (paslon) Prabowo-Gibran lebih unggul dari dua paslon lainnya, Fahri pun berharap seluruh elemen bangsa Indonesia bisa tenang dan berdamai dengan pilihannya.

“Semoga hari ini bangsa kita tenang, dan berdamai dengan pilihan. Ini adalah hari yang penting, hari ketika kita mengasihi bangsa sendiri yang ingin menjadi superpower baru yang melindungi, memajukan, mencerdasakan, dan ikut serta dalam perdamaian dunia,” ucap mantan Wakil Ketua DPR RI yang menrasa terharu bakal mencicipi kemenangan capres-cawapres nomor urut 02.

Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia itu pun mengungkapkan, setidaknya ada tiga faktor yang membuat Prabowo-Gibran bisa memperoleh suara tertinggi dalam Pilpres 2024, pertama ialah ide persatuan, rekonsiliasi, dan keberlanjutan dari program-program pemerintahan.

Kedua, koalisi besar partai-partai yang menjadi pendukungnya, menunjukkan bahwa representasi pendukungnya berasal dari berbagai macam kelompok. Ketiga, tokoh-tokoh hebat di dalamnya yang bersatu, seperti Prabowo dan Jokowi itu sendiri.

“Koalisi besar kita ini betul-betul koalisi kesadaran, semua kelompok ada di sini sebab ikatannya kuat, perkawinannya tidak ada paksaan, di tempat lain agak ada terpaksa. Dan alhamdulillah terakhir kita memiliki tokoh-tokoh hebat,” tutur politisi asal Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

Takdir Kemenangan dan Kekalahan

Partaigelora.id – Menang dan kalah adalah hari-hari yang dipergilirkan Allah di antara manusia.. Menang ada syaratnya, kalah ada sebabnya.. #takdir

Jika suatu saat kita merasa memiliki semua syarat kemenangan tapi kemudian kita kalah.. Itu karena Allah tidak ingin kita ‘menisbatkan’ kemenangan kepada syarat-syarat manusiawi itu.. Apalagi kepada kekuatan manusia semata, melainkan kepada diri-Nya sendiri..

Sebaliknya kalau kita merasa memiliki semua sebab kelalahan tapi tiba-tiba menang.. Itu karena Allah juga hendak memperlihatkan rahmat-Nya kepada yang lemah dan kuasa-Nya kepada yang kuat..

Allah yang menetapkan syarat-syarat kemenangan dan sebab-sebab kekalahan.. Tapi Dia juga yang menentukan hasil akhirnya..

Tapi di luar makna ‘kekuasaan mutlak’ dalam memberlakukan takdir-Nya, ada makna lain yang menyertainya.. Ada ‘ilmu’ yang melingkupi segala sesuatu, ada ‘rahmat’ yang selalu mengalahkan murka-Nya dan ada keadilan’ dalam menetapkan ketentuan-Nya..

Kuasa, ilmu, rahmat dan adil adalah makna-makna yang menyertai semua takdir Allah yang kita saksikan dalam semua peristiwa kehidupan, termasuk dalam peristiwa menang kalah..

Yang ada dalam tangan manusia adalah kewajiban menenuhi syarat kemenangan, setelah itu berdoa memohon kemenangan dan jika Allah mengabulkannya, maka dengan penuh adab ia berkata, “Tiadalah kemenangan ini melainkan datangnya dari Allah..”

Tapi jika ia kalah, maka dengan penuh adab pula ia berkata, “Semua ini karena kesalahan kami..”

Takdir kemenangan dan kekalahan adalah kombinasi yang indah antara kuasa, ilmu, rahmat dan keadilan Allah di satu sisi serta usaha atau kesalahan manusia di sisi lain.. Keindahan itu akan menjadi sempurna dengan adab manusia kepada Allah saat menang dan saat kalah..

Anis Matta

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia

Anis Matta: Hasil Survei SPIN dan Median Jadi Sumber Optimisme Partai Gelora Lolos ke Senayan

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan, hasil survei lembaga Survey and Polling Indonesia (SPIN) dan Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) menjadi salah satu sumber optimisme Partai Gelora untuk lolos ke Senayan pada Pemilu 2024.

Dalam hasil survei yang dirilis pada hari terakhir kampanye akbar pamungkas pada Sabtu (10/2/2024) lalu itu, SPIN mencatatkan elektabilitas Partai Gelora menjelang hari pencoblosan sebesar 4,1 persen dan Median 4 persen.

Dengan demikian Partai Gelora, yang pertama kali mengikuti Pemilu pada 2024 dengan nomor urut 7 ini, mampu melampaui ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen.

SPIN dan Median memprediksi Partai Gelora masuk 10 besar partai politik peserta Pemilu 2024 yang akan melenggang ke Senayan. Dalam survei itu, SPIN dan Median menempatkan Partai Gelora pada urutan ke-10 besar.

“Mengenai hasil survei SPIN dan Median yang menempatkan tingkat elektablitas Partai Gelora sebesar 4,1 persen dan 4 persen. Tentu menjadi salah satu sumber optismisme yang menguatkan keyakinan kita, bahwa target Partai Gelora dalam pemilu kali ini, Insya Allah bisa kita capai,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Selasa (13/2/2024).

Hal itu disampaikan Anis Matta dalam Program Anis Matta Menjawab Episode 32 dengan tema ‘Menjelang Pencoblosan’ yang telah ditayangkan pada Senin (12/2/2024) malam di kanal YouTube Gelora TV.

Dalam program acara yang dipandu Wakil Sekretararis Jenderal Partai Gelora Dedi Miing Gumelar itu, Anis Matta menegaskan, apabila Partai Gelora lolos PT 4 persen pasca hari pencoblosan pada Pemilu 2024 , Rabu (14/2/2024), maka Partai Gelora akan membukukan fenomena serupa seperti yang pernah terjadi di Pemilu-pemilu sebelumnya.

“Kita akan membukukan fenomena yang sama seperti yang pernah dilakukan oleh Partai Demokrat tahun 2004, pertama kali ikut Pemilu langsung masuk. Kemudian Gerindra tahun 2009 dan kemudian Nasdem tahun 2014,” katanya.

“Jadi kalau Partai Gelora masuk disini, Insya Allah ini akan menjadi fenomena yang ke empat. Artinya ada partai lahir, ikut pertama kali Pemilu, alhamdulillah lolos,” sambung Anis Matta.

Kendati begitu, meski sudah bekerja keras agar bisa lolos ke Senayan, Anis Matta selalu berpikir menyerahkan semuanya kepada takdir dan pilihan rakyat.

“Jadi diujung dari semua kerja keras kita ini, pada akhirnya, apapun yang akan terjadi, akhirnya kita sebut sebaga takdir Allah SWT,” ujarnya.

Artinya, apabila Partai Gelora lolos ke Senayan dan memenuhi PT 4 persen, itu adalah takdir Allah SWT. Begitupun sebaliknya, jika tidak lolos juga merupakan takdir Allah SWT.

“Cuma kita diajurkan untuk terus berikhtiar dan berdoa, karena doa dan takdir itu, seperti kata Rasulullah SAW. Doa dan takdir itu ‘berkelahi’, ‘bergulat’ di langit,” jelasnya.

“Seandainya ada takdir kita tidak lolos, tapi kita terus menerus berdoa, mudah-mudahan doa kita bisa mengubah takdir itu. Begitu juga ketika ada takdir kita lolos 4 persen, maka doa-doa kita akan dapat menambah prosentasenya lebih dari 4 persen,” ujar Anis Matta.

Menurut Anis Matta, doa-doa akan cepat naik ke langit seperti ditegaskan di dalam Al-Qur’an, karena ada beberapa faktor salah satunya, adalah tidak adanya hijab atau penghalang antara doa dengan langit, yakni dosa-dosa.

“Dosa-dosa itu bisa menghalangi doa-doa yang akan merubah takdir. Ibaratnya Partai Gelora ini, partai baru yang tidak punya dosa,” ujarnya lagi.

Namun, doa tersebut, perlu didukung mesin turbo yang menjadi pendorong untuk mengangkatnya ke langsit. Mesin turbo pendorong doa ini, dinamai amal sholeh. Apabila diterjemahkan dalam politik, adalah sebagai kerja-kerja politik secara maksimal sampai pada titik tenaga terakhir.

“Saya rasa semua persiapan sudah kita lakukan di tengah kesulitan, karena partai ini lahir di tengah krisis, begitu lahir ada Covid-19. Jadi kita relatif kehilangan waktu dua tahun, tidak bisa bergerak sama sekali. Tahun ketiga kita masuk di verpol (verifikasi partai politik, dan baru tahun keempat ada sedikit kelonggaran untuk bergerak,” ungkapnya.

“Jadi dengan semua kesulitan itu, semua keterbatasan itu, kita sudah melakukan apa yang sudah mampu kita lakukan. Insya Allah, kita yakin akan mencapai target kita lolos parliamentary threshold,” tegasnya.

“Saya menganggap, bahwa hasil survei SPIN dan Median, menurut saya itu berita baik yang disegerakan. Sehingga kita Punya semangat, keyakinan kita lolos, tetapi kita tidak boleh lengah dan terus berusaha,” imbuhnya.

Anis Matta menambahkan, bahwa Pemilu 2024 ini berlangsung jauh lebih damai dan tenang, dibandingkan pada Pemilu 2014 dan 2019 lalu, yang ketika itu menyebabkan polarisasi politik dan pembelajan di masyarakat, serta perpecahan antar komponen sesama anak bangsa.

“Ini yang harus kita syukuri. Menurut saya, kedamaian ini adalah rahmatan lil alamin bagi kita semuanya. Mudah-mudahan Pemilu kita nanti pada 14 Pebruari akan menjadi berkah bagi seluruh bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Kampanye Pilpres dan Pileg Berlangsung Damai, Anis Matta: Momen Kedamaian Mudah-mudahan Berlanjut Terus

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menilai rangkaian pelaksanaan kampanye pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) pada Pemilu 2024 berlangsung damai.

Kedamaian ini diharapkan bisa berlanjut pada saat hari pencoblosan dan hari-hari ke depan. Sehingga dapat melahirkan pemerintahan dan parlemen yang kuat, serta menjadi momentum kebangkitan baru bagi Indonesia.

“Alhamdulillah kita telah mengakhiri seluruh rangkaian kampanye Pilpres dan Pileg dengan damai. Kita berharap mudah-mudahan kedamaian ini, akan terus berlanjut sampai momen pencoblosan 14 Februari yang akan datang dan seterusnya,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Senin (12/2/2024).

Pemilu 2024 di Indonesia, menurut Anis Matta, menjadi salah satu pemilu terpenting di dunia, karena berada di tengah perjalanan krisis global dan kekacauan geopolitik yang sangat akut.

“Dunia sedang berjalan menuju tatanan dunia baru, yang tidak satupun dari kita yang mengetahui keadaan tatanan dunia baru itu yang akan datang,” ujar Anis Matta.

Karena itu, Ketua Umum Partai Gelora ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki hak pilih untuk ikut berpartisipasi dalam Pemilu 2024, dan menggunakan hak pilihnya, apapun pilihannya.

“Semoga Allah SWT memberkahi pilihan kita semuanya dan menjadikan Pemilu kali ini sebagai momentum kebangkitan baru bagi Indonesia. Melahirkan pemerintahan dan parlemen yang kuat,” tandasnya

7 Catatan Penting

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah memberikan 7 catatan penting terkait pelaksanaan Pemilu 2024. Pertama adalah Koalisi Indonesia Maju (KIM) digagas dan direncanakan dalam rangka untuk menyelamatkan negara dari krisis global, serta menghindari perpecahan bangsa pasca dua Pilpres sebelumnya.

“Dimana rekonsiliasi antara Pak Prabowo (Prabowo Subianto) dan Presiden Jokowi (Joko Widodo) yang berjalan dengan sangat baik dan dapat menjawab tantangan yang begitu besar yang kita hadapi sepanjang perjalanan kirisis global dari 2019 hingga sekarang,” kata Fahri Hamzah.

Konsep rekonsiliasi, kata Fahri, sesungguhnya untuk kepentingan bangsa dan negara, sehingga patut untuk dilanjutkan. Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka adalah simbol dari keberlanjutan rekonsiliasi tersebut.

“Kedua, koalisi lainnya terjadi karena insiden, karena kekecewaan dan kemarahan. Mereka menjadi kandidat hanya memanfaatkan pertarungan politik untuk kepentingan elektoral semata, tidak ada konsepnya sama sekali,” katanya.

Sehingga KIM adalah satu-satunya koalisi yang memiliki konsep untuk melanjutkan Indonesia Maju melalui Program Indonesia Emas 2045, seperti yang dicita-citakan Partai Gelora menjadi negara superpower baru

“Ketiga, seluruh survei membuktikan bahwa koalisi ini sangat didukung oleh rakyat, sehingga elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran diatas 50 persen. Besar kemungkinan Pilpres ini akan dimenangkan Koalisi Indonesia Maju,” katanya.

Keempat, lanjut Fahri, adalah mulai banyaknya serangan dari luar ke Koalisi Indonesia Maju dan Prabowo Subianto. Serangan ini datang dari mereka yang tidak ingin melihat Indonesia kuat dan berwibawa di masa akan datang.

“Ingat pesan dari Bung Karno. Jika ada pemimpin Indonesia yang dibenci oleh negara asing pilihlah dia, karena dia yang akan membelamu nanti. Tetapi, kalau dia dipuji negara asing, berhati-hatilah karena sesungguhnya dia sedang digunakan oleh kekuatan asing,” katanya.

Kelima, semua pihak diharapkan berkomitmen membuat Pilpres berlangsung satu putaran, untuk memastikan pada 14 Pebruari 2024, semua intervensi asing diakhiri dan pemain-pemain global tidak mengganggu Indonesia lagi.

“Keenam, setelah Pilpres 2024, semua diharapkan bersatu lagi melanjutkan sisa kepimimpinan Presiden Jokowi sampai Oktober 2024. Kita bersatu dan menyatukan masa depan kita, kita harus solid,” katanya.

Ketujuh, adalah secara bersama-sama menatap masa depan Indonesia yang gilang gemilang dengan transisi kepemimpinan yang damai.

Sehingga Indonesia akan mampu mengkonsilidasi dirinya menjadi bangsa yang kuat, berwibawa dan menjadi negara superpower baru.

“Hal ini seperti dimimpikan oleh para pendiri bangsa, menjadi negara merdeka, berdaulat, adil dan makmur. Maka di hari-hari masa tenang ini, kita akan memasuki TPS dengan perasaan kita bersatu, menyatukan bangsa kita untuk menghadapi masa depan Indonesia,” pungkasnya.

Tim SAR, Relawan Sarah Azzahra Akhiri Masa Kampanye dengan Pawai Keliling Tangerang Raya

Partaigelora.id – Kordapil Banten III sekaligus calon legislatif (Caleg) DPR RI Sarah Azzahra dari Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia bersama Tim Relawan yang dinamai Tim SAR mengakhiri kegiatan kampanyenya dengan pawai keliling.

Pawai dilakukan di Tangerang Raya, dimulai dari Legok, menyusuri Kabupaten, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, sampai berakhir di Legok lagi pada Sabtu (10/2/2024).

Sarah Azzahra, caleg DPR RI dari Partai Gelora untuk daerah pemilihan (dapil) Banten III mengikuti kegiatan masa kampanye yang ditetapkan oleh KPU mulai dari tanggal 28 November 2023 hingga 10 Febuari 2024.

“Alhamdulillah saya pada hari ini tanggal 10 Febuari 2024 (kemarin, red) saya mengakhiri masa kampanye saya dengan pawai keliling Tangerang raya yang dimulai dari Kecamatan Legok menyusuri Kabupaten Tangerang lalu ke Kota Tangerang lanjut Kota Tangerang Selatan dan kembali lagi ke kecamatan Legok,” kata Sarah dalam keterangannya, Minggu (11/2/2024).

“Saya dihari terakhir masa kampanye selalu tegak lurus sesuai arahan dari pusat yaitu langsung bersumber dari Bapak Anis Matta yang mempunyai visi untuk Indonesia bebas buta Huruf Al-Qur’an dan di Tangerang raya saya akan berjuang untuk mewujudkan Tangerang Raya bebas buta huruf Al-Qur’an,” ungkapnya

Sebab, program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an menjadi salah satu agenda utama yang akan diperjuangkan Partai Gelora, apabila lolos ke Senayan pada Pemilu 2024 mendatang.

Pawai keliling Caleg DPR RI Partai Gelora dapil III nomor urut 1 ini, selain untuk menutup masa kampanye Pemilu 2024, karena akan memasuki masa tenang, juga digunakan Sarah Azzahra mensosialisasikan cara pencoblosan Pemilu 2024 pada 14 Febuari mendatang dan menghimbau masyarakat agar tidak golput.

“Saya dihari terakhir masa kampanye ini selalu mengingatkan kepada semua masyarakat untuk jangan Golput, gunakan hak suaranya pada tanggal 14 Febuari 2024 dan saya mensosialisasikan cara pencoblosan,” tutupnya.

Sarah Azzahra, akan bertarung untuk memperebutkan kursi pada Pemilu 2024 di dapil III Banten meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan.

Anis Matta: Prabowo-Gibran akan Memenangkan Pilpres 2024

Partaigelora.id – Kampanye akbar yang merupakan kampanye pamungkas pasangan 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (10/2/2024), dihadiri ratusan ribu massa. Massa terlihat hadir memadati kawasan GBK, di dalam maupun di luar stadion.

Massa terus berdatangan semakin siang, hingga kawasan GBK dipenuhi lautan manusia. Akibat kepadatan massa yang terus membludak tersebut, kampanye pamungkas Prabowo-Gibran ini akhirnya dimajukan dari jadwal sebelumnya.

Jadwal kegiatan puncak kampanye akbar Prabowo-Gibran semestinya dilakukan pada pukul 15.00 WIB. Namun, satu jam sebelumnya, acara puncak kampanye akbar itu telah dimulai dengan pidato Prabowo.

Prabowo naik ke atas panggung kampanye sekitar pukul 14.00 WIB. Di atas panggung, capres nomor urut 2 itu langsung membacakan pidato dengan berapi-api untuk membakar semangat massa yang hadir di tengah teriknya matahari.

Dalam pidatonnya, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada sejumlah tokoh yang datang. Di antara para tokoh itu, terdapat Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Lalu, ada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta, serta para ketua umum partai politik lainnya, dan lain-lain.

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan, antusias masyarakat dalam menghadiri kampanye akbar Prabowo-Gibran di GBK luar biasa. Massa membludak di mana-mana, dan terus berdatangan membanjiri GBK.

“Alhamdulillah kita sekarang berada dalam kampanye Pak Prabowo dan Mas Gibran. Seperti yang anda lihat di GBK, massa membludak, luar biasa,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Sabtu (10/2/2024).

Menurut Anis Matta, hal ini membuat keyakinan dirinya semakin bertambah, bahwa pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran akan memenangkan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 pada 14 Pebruari mendatang.

“ini semua memberikan kita keyakinan, Insya Allah Pak Prabowo bersama Mas Gibran akan memenangkan Pilpres 2024. Dan bersamaan dengan itu, Insya Allah Gelora juga akan lolos ke Senayan,” tegas Anis Matta.

Seperti diketahui, Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) merilis survei terbaru menjelang masa tenang Pilpres 2024, 4 hari sebelum pencoblosan pada 14 Pebruari 2024..

Median membagikan temuannya terkait elektabilitas partai peserta Pemilu 2024, termasuk Partai Gelora pada Sabtu (10/2/2024). Adapun data survei diambil pada 30 Januari-4 Februari 2024 dengan populasi survei seluruh warga yang memiliki hak suara.

Hasil survei Median menunjukkan, bahwa Partai Gelora berpotensi menembus Senayan. Median mencatat elektabilitas Partai Gelora terbaru mencapai 4 persen.

Survei lainnya, adalah hasil survei dari lembaga Survey and Polling Indonesia (SPIN) juga menyebutkan, bahwa Partai Gelora berpeluang tembus masuk ke Senayan dalam Pemilu 2024.

Partai Gelora, menurut SPIN, telah memenuhi ambang batas parlemen atau parliamentary treshold. Partai Gelora mendapatkan perolehan suara 4,1% dalam survei yang digelar dalam rentang waktu 5-8 Februari 2024.

Angka ini merupakan peningkatan dari data survei sebelumnya, yakni periode 28-31 Januari 2024. Saat itu, Partai Gelora mencatat elektabilitas 3,6%.

Dalam pengambilan sampel, SPIN melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Hasilnya, margin of error (MoE) kurang lebih 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Saat menghadiri kampanye akbar di Gelora Bung Karno, Anis Matta terlihat didampingi Bendahara Umum Partai Gelora Achmad Rilyadi, Ketua Bidang Seni dan Ekonomi Kreatif DPN Partai Gelora Deddy Mizwar, dan Ketua DPW Partai Gelora DKI Jakarta Triwisaksana dan Kepala Biro Gelora Media Centre Ahmad Sahal.

Juga hadiri para pengurus DPN lainnya, para calon anggota legislatif, para ketua DPD se- DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Dalam kampanye akbar pamungkas pasangan Prabowo-Gibran ini, Partai Gelora menghadirkan massa sekitar 5.000 orang.

Median dan SPIN Prediksi Partai Gelora Melenggang ke Senayan di Pemilu 2024, Elektabilitas Capai 4%

Partaigelora.id – Dua lembaga survei merilis hasil survei terbaru menjelang masa tenang Pilpres 2024 atau empat hari sebelum hari pencoblosan pada 14 Pebruari 2024. Dua lembaga survei itu, memprediksi Partai Gelombang Rakyat (Gelora) lolos ke Senayan pada Pemilu 2024.

Kedua lembaga survei tersebut, adalah Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) dan lembaga Survey and Polling Indonesia (SPIN). Mereka membagikan temuannya terkait elektabilitas partai peserta Pemilu 2024, pada Sabtu (10/2/2024).

Median dalam surveinya, menegaskan, bahwa Partai Gelora berpotensi menembus Senayan. Dalam survei diambil pada 30 Januari-4 Februari 2024 dengan populasi survei seluruh warga yang memiliki hak suara, itu Partai Gelora meraih 4 persen.

Dalam pemaparannya, peneliti senior Median, Ade Irfan Abdurrahman mengatakan, elektabilitas Partai Gelora mengalami kecenderungan naik menjelang pelaksana pemilu 14 Februari mendatang.

Meningkatnya elektabilitas Partai Gelora, menurutnya lebih disebabkan oleh kesadaran masyarakat terhadap janji dan program yang ditawarkan, seperti program kuliah gratis, peningkatan gizi ibu hamil, dan sebagainya.

“Beberapa program pro rakyat yang ditawarkan Gelora ternyata cukup tertanam masuk ke benak calon pemilih,” katanya.

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung terhadap 1.100 responden yang telah memiliki hak memilih. Margin of eror lebih kurang 2,95 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hal senada disampaikan lembaga Survey and Polling Indonesia (SPIN) dalam suveinya. SPIN juga memprediksi Partai Gelora berpeluang tembus masuk ke Senayan dalam Pemilu 2024.

“Elektabilitas Gelora telah memenuhi ambang batas parlemen dan akan lolos ke parlemen pusat,” kata Igor Dirgantara, Direktur Eksekutif SPIN.

Menurut Igor, Partai Gelora mendapatkan 4,1% suara pemilih. , sementara Partai Gelora 4,1%. Angka ini merupakan peningkatan dari data survei sebelumnya, yakni periode 28-31 Januari 2024. Saat itu, elektabalitas Partau Gelora mencapai 3,6%.

Survei SPIN tersebut dilakukan dalam rentang waktu 5-8 Februari 2024, dengan menggunakan metode random digit dialing dan menggunakan bantuan kuesioner yang dilakukan oleh surveyor terlatih.

Dalam pengambilan sampel, SPIN melibatkan 1.200 responden di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Hasilnya, margin of error (MoE) kurang lebih 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Dengan demikian, dengan Partai Gelora dalam persentase parliamentary threshold atau ambang batas parlemen 4%, Median SPIN menyatakan, akan ada 10 partai yang lolos masuk ke Senayan dalam Pemilu 2024.

Berikut 10 elektabilitas partai politik terbaru menurut hasil survei Median:

  1. Gerindra (20,4 persen)
  2. PDIP (19,2 persen)
  3. Golkar (10,0 persen)
  4. PKB (9,0 persen)
  5. Nasdem (7,1 persen)
  6. PKS (5,8 persen)
  7. Demokrat (4,3 persen)
  8. PAN (4,2 persen)
  9. PSI (4,2 persen)
  10. Partai Gelora (4,0 persen)

Berikut 10 elektabilitas partai politik terbaru menurut hasil survei SPIN:

  1. Partai Gerindra (22 persen)
  2. PDIP (19,2 persen)
  3. Partai Golkar (10,2 persen)
  4. PKB (8 persen)
  5. Partai Nasdem (6,1 persen)
  6. PKS (5,9 persen)
  7. Partai Demokrat (5 persen)
  8. PAN (4,4 persen)
  9. PSI (4,2 persen)
  10. Partai Gelora (4,1 persen)

Alamat Dewan Pengurus Nasional

Jl. Minangkabau Barat Raya No. 28 F Kel. Pasar Manggis Kec. Setiabudi – Jakarta Selatan 12970 Telp. ( 021 ) 83789271

Newsletter

Berlangganan Newsletter kami untuk mendapatkan kabar terbaru.

X