Tag: Partai Digital

Disebut ‘Berguguran di Jalan Dakwah’, Ini Jawaban Tegas Anis Matta

, , , , , , , , , ,

JAKARTA – Pada Kamis (10/9/2020) lalu, Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menjadi narasumber di acara Ngeshare (Ngaji Syar’ie) bareng Ustadz Fahmi Salim.

Di ujung acara, Ustadz Fahmi Salim menanyakan pertanyaan tentang sebutan ‘Yang Berguguran di Jalan Dakwah’, yang kerap dituduhkan kepada mantan Presiden PKS Anis Matta dkk, karena sudah meninggalkan atau keluar dari Partai Dakwah Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Bagaimana pak Anis jika disebut orang yang berguguran di jalan dakwah?” tanya Ustadz Fahmi Salim.

Anis Matta menjawab,”Saya tidak pernah men-sakralkan lembaga. Saya dulu bergabung dengan PKS semata-mata karena Cita-cita. Cita-cita yang sama juga yang membuat saya mendirikan Partai Gelora, ketika saya merasa bahwa di tempat yang lama cita-cita ini, tidak bisa kita wujudkan.”

Menurut dia, tidak boleh ada upaya untuk men-sakralkan sebuah lembaga, apalagi itu organisasi politik dengan cara membatasi perbedaan pendapat dalam perjuangan.

Sebab, organisasi tersebut adalah sarana untuk mencapai tujuan, meskipun cara yang dilakukan berbeda-beda.

“Sebenarnya kita ada jebakan besar bagi kaum Islamis (Harakah Islam) yaitu Sakralisasi Lembaga atau taqdisul wasail (meng-qudus-kan sarana). Janganlah kita mengubah apa yang merupakan sarana (lembaga/organisasi/partai) menjadi tujuan. Itu tidak boleh,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2020).

Anis Matta menilai, perbedaan pendapat dalam sarana perjuangan adalah hal yang wajar dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan jika melihat-lihat sejarah, maka perbedaan pendapat juga terjadi di masa Khulafaur Rasyidin.

Tetapi perbedaan pendapat yang terjadi di PKS, tidak se-dahsyat yang terjadi di masa Khulafaur Rasyidin yang melahirkan serangkaian perang.

“Kalau kita kan lebih kecil dari situ. Jadi, sebenarnya saya tidak terganggu dengan istilah-istilah ‘Yang Berguguran di Jalan Dakwah’, karena itu penempatan yang salah,” katanya

Anis Matta menegaskan, mensakralkan sarana perjuangan adalah bahaya besar bagi umat Islam dalam mencapai tujuan bernegara.

“Dan salah satu yang perlu saya garis-bawahi tebal adalah: mensakralkan sarana adalah bahaya besar yang mengancam kaum Islamis. Pada dasarnya yang lebih penting bagi kita, adalah pertanggungjawaban pribadi kita kepada Allah SWT,” katanya.

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia menegaskan, Indonesia sebagai bangsa saat ini sedang menghadapi masalah besar krisis berlarut akibat pandemi Covid-19.

Sehingga tidak perlu berpikir untuk mensakralkan lembaga atau organisasi. Sebaliknya, justru harus berpikir bagaimana mencari solusi atau jalan keluar dari krisis berlarut saat ini.

“Kita ini sedang menghadapi masalah besar, jangan dihadapi dengan otak kecil,” sindir Anis Matta.

***


Banyak Tayangkan ‘Omong Kosong dan Orang-orang Konyol’, Fahri: TV Lebih Baik Bantu Memulai Revolusi Pendidikan

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah mengkritik tayangan TV selama pandemi Covid-19 yang lebih banyak menyiarkan soal omong kosong, orang tertawa tidak jelas, serta orang-orang yang berakting konyol tidak jelas.

Akan lebih baik TV membantu masyarakat memulai revolusi pendidikan, karena Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat ini tengah kebingungan melaksanakan efektifitas pendidikan di tengah pandemi Covid-19.

“Ini TV menyiarkan omong kosong, orang-orang ketawa gak jelas dan orang-orang konyol akting gak kelas. Padahal lagi rugi TV-nya, mendingan bantu rakyat memulai revolusi pendidikan,” kata Fahri dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2020).

Fahri Hamzah lantas membandingkan kualitas penyiaran TV di Tanah Air dengan TV di negara maju. TV di negara maju, katanya, lebih menonjolkan sisi edukasi atau pendidikan. Sementara tayangan di TV Indonesia lebih banyak mengumbar aksi sadis, lucu, orang berjoget, atau kesedihan.

“Saya tuh nonton TV negara-negara maju. Memang isi-nya pendidikan semua. Tapi TV kita isinya kalau gak sadis ya lucu, atau joget, atau sedih. Pagi diajar nangis, malam diajar ketawa. Ampun deh pendidikan bangsa ku! Ini kan ada Corona! “ ujarnya.

Mantan Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini menilai, ada kemubaziran dalam media pendidikan Indonesia. Sebab, semua izin frekuensi pada setiap TV diberikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sehingga di tengah masa pandemi dan krisis seperti sekarang, ‘revolusi mental’ tetap dapat dijalankan oleh TV melalui tayangan yang mendidik, bukan diisi hal-hal yang tidak jelas dan konyol.

“Mubazir saja medium ‘public education’ kita. Dan semua ijin frekuensi diberikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Seharusnya, Mendikbud Nadiem Makarim dalam membuat kebijakan bisa manfaatkan TV nasional maupun lokal untuk menyiarkan materi pembelajaran kepada peserta didik. Untuk konten pendidikannya, kata Fahri, dapat diambil dari YouTube atau dicari di Google.

“Daring kan juga bisa pakai studio tv lokal. Ada lah caranya. Masak sih kita kehabisan akal,” ujarnya.

Fahri kemudian menyoroti kebijakan Nadiem soal program kuota internet gratis hingga pembelian gadget atau gawai untuk peserta didik yang menjalani PJJ (pembelajaran jarak jauh) di masa pandemi Covid-19, dinilai tidak mendidik dan memboroskan anggaran negara.

Selaku Mendikbud, mestinya Nadiem meminta lembaga penyiaran seperti stasiun TV untuk menyiarkan konten pendidikan hingga 50 persen.

“Pak Nadiem Makarim yth, dari pada sampeyan sibuk beli gadget dan pulsa mendingan wajibkan semua TV untuk menyiarkan acara pendidikan sampai 50%. Layar Tv sudah ada di rumah penduduk tapi siarannya alamakkkk!” tegas Fahri.

Menurut Fahri, mayoritas keluarga di Indonesia sudah memiliki TV daripada gadget dan kuota internet , yang bisa dimanfaatkan menjadi ruang belajar. “Ayolah cerdas dikit (Mendikbud Nadiem Makarim, red) kenapa bikin kebijakan,” tandas Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Ini.

Seperti diketahui, untuk mendukung sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau sekolah dari rumah yang berlangsung selama pandemi Covid-19 membuat kebijakan pembagian kuota internet bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen.

Belakangan Kemendikbud tidak hanya menggelontorkan anggaran besar untuk kuota internet gratis bagi siswa yang terpaksa harus belajar daring, tetapi juga membolehkan sekolah membeli gawai, tablet atau alat komunikasi sejenis dan boleh dipinjamkan kepada siswa yang tak memilikinya. ***

Dukung Pasangan Ipuk-Sugirah, Partai Gelora Sebut Ipuk Sosok Tepat Lanjutkan Kepemimpinan Banyuwangi

, , , , ,

BANYUWANGI – Dewan Pimpinan Nasional Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia pimpinan Muhammad Anis Matta menyampaikan surat dukungannya kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan H. Sugirah.

Surat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW Partai Gelora Jawa Timur M Siraj di kediaman Ipuk di Kebalenan, Banyuwangi, Jumat (11/9/2020) malam.

Dukungan tersebut, ungkap Siraj, karena Ipuk dinilai sebagai sosok yang tepat untuk melanjutkan pembangunan di Banyuwangi.

“Banyuwangi di bawah kepemimpinan Pak Anas ini telah berjalan sangat baik. Belum tentu ketika orang lain yang melanjutkan akan sustinable. Di sinilah kami melihat sosok Bu Ipuk adalah orang yang tepat,” ujar Siraj.

Siraj menambahkan, visi pembangunan yang telah dilakukan oleh Anas serta program yang dicanangkan oleh Ipuk, sesuai dengan visi Gelora.

“Inilah yang menjadi semangat kami untuk bersama-sama mewujudkan visi misi pembangunan Banyuwangi,” imbuhnya ditemani Sekretaris DPW Gelora Jatim Misbah.

Sementara itu, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Partai Gelora.

“Untuk membangun Banyuwangi ini, tidak bisa sendiri. Dengan semakin banyak yang terlibat, maka akan semakin mudah proses pembangunannya. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan dari teman-teman di Gelora,” ungkap Ipuk.

Ketua TP PKK Banyuwangi itu menjelaskan, jika program yang diusungnya nanti salah satunya akan berfokus pada pemberdayaan berbasis keluarga. Yakni, melalui program Keluarga Berdaya.

“Dari pengalaman kami memimpin PKK, kami menyadari betul jika peran keluarga teramat penting. Hampir semua permasalahan yang dialami suatu daerah, berasal dari permasalahan keluarga. Maka, jika keluarga berdaya, dapat dipastikan daerah pun akan berdaya,” ungkap Ipuk.

Ketua DPD Gelora Banyuwangi Warang Agung Mandiri menegaskan komitmen Gelora untuk memenangkan pasangan Ipuk – Sugirah. Meski sebagai partai baru yang belum pernah mengikuti pemilu, ia optimistis mampu turut berkontribusi.

“Walaupun kami partai baru, kami telah memiliki struktural di seluruh kecamatan. Ini akan kami optimalkan. Apalagi dalam kepengurusan kami juga didominasi oleh anak-anak muda, ini akan menjadi energi lebih untuk menggelorakan pasangan Ipuk-Sugirah pada Pilkada Banyuwangi,” tegas Agung.

Link terkait:

https://surabaya.tribunnews.com/2020/09/12/dukung-pasangan-ipuk-sugirah-partai-gelora-sebut-ipuk-sosok-tepat-lanjutkan-kepemimpinan-banyuwangi

Sumber: Surya.co.id

Pilkada Gunungkidul 2020, Partai Gelora Berikan Dukungan ke Bapaslon BaBe

, , , , ,

GUNUNGKIDUL – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia secara resmi memberikan dukungan penuh pada bakal pasangan calon (bapaslon) Bambang Wisnu Handoyo dan Benyamin Sudarmadi (BaBe) di Pilkada Gunungkidul 2020.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora Indonesia Gunungkidul, Kurniawan Triatmaja mengatakan keputusan dukungan tersebut sudah diteken sejak 1 September lalu.

“Surat dukungan resminya ditandatangani langsung oleh ketua umum beserta sekretaris jenderal (sekjen) dari Partai Gelora,” kata Kurniawan dalam jumpa pers di Kantor DPC PDI-P Gunungkidul, Wonosari, Jumat (11/09/2020) siang.

Kurniawan mengatakan pernyataan politik ini sekaligus menepis isu yang terlanjur beredar, di mana ada bapaslon lain yang mengklaim telah mendapat dukungan dari Partai Gelora Indonesia.

Ia menegaskan pihaknya sama sekali tidak pernah menjalin komunikasi politik dengan bapaslon tersebut. Kurniawan pun menyebut klaim dukungan tersebut sebagai pembohongan publik.

“Terkait hal ini kami minta penjelasan dari pihak terkait mengenai klaim tersebut, paling lambat 2 kali 24 jam terhitung mulai hari ini,” ujarnya.

Menanggapi sikap politik Partai Gelora, Ketua DPC PDI-P Gunungkidul Endah Subekti menyatakan apresiasinya terhadap dukungan yang sudah diberikan.

Ia pun berharap dukungan dari pihak lain juga diberikan, terutama dari seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai parpol pengusung, Endah mengatakan pihaknya akan berjuang bersama parpol pendukung dan masyarakat untuk memenangkan Babe.

Kendati demikian, ia tetap berharap kompetisi antar bapaslon yang bertarung di Pilkada Gunungkidul 2020 tetap berjalan baik tanpa friksi yang kuat.

“Apa pun hasilnya nanti akan kami terima secara ikhlas dan tulus,” kata Endah.

Kurniawan sendiri memberikan alasan mengapa memberikan dukungan ke BaBe.

Ia menyebut Bambang Wisnu Handoyo secara khusus telah berperan besar dalam pembangunan di DIY.

Selain itu ia disebut sebagai calon yang tidak menggunakan mahar politik.

Meskipun tergolong parpol baru, Kurniawan memastikan pihaknya akan mengerahkan kekuatan demi memberikan dukungan pada BaBe di Pilkada nanti.

“Kami akan membantu pemenangan terutama lewat media sosial, karena sasaran kami adalah usia milenial,” jelasnya.

Link terkait:

https://jogja.tribunnews.com/2020/09/11/pilkada-gunungkidul-2020-partai-gelora-berikan-dukungan-ke-bapaslon-babe

Sumber: Tribun Jogja

Nyatakan Dukungan, Partai Gelora Indonesia Siap Menangkan Fachrori-Syafril di Pilgub Jambi

, , , , ,

JAMBI – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyatakan dukungan dan siap memenangkan pasangan Fachrori Umar-Syafril pada konstentasi politik Pilgub Jambi Desember mendatang.

Hal ini berdasarkan SK Maklumat yang dikeluarkan DPW Partai Gelora Indonesia Provinsi Jambi terkait Pemenangan Pilgub Jambi 2020 tertanggal 7 September 2020.

Ketua DPW Partai Gelora Indonesia, Mahyudi, mengatakan, bahwa masyarakat Jambi butuh pemimpin yang berkualitas, syarat pengalaman dengan semangat Arah Baru dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih dan pembangunan berkelanjutan guna mewujudkan Jambi BERKAH 2024.

“Partai Gelora Indonesia sebagai partai yang bergerak dengan narasi Arah Baru Indonesia berpandangan bahwa dengan segala integritas dan pengalamannya, pasangan Fachrori-Syafril mampu menyakinkan menjawab tantangan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” katanya Kamis (10/9).

Dia menegaskan, Partai Gelora Indonesia mendukung pasangan Fachori-Syafril berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Nasional dengan Nomor: 99/SKEP/G:R/IX/2020 tanggal 5 September 2020.

“Kami akan melakukan konsolidasi struktur mulai dari DPW, DPD, DPC dan PAC, kader serta simpatisan terlibat aktif melakukan kampanye pemenangan pasangan Fachrori-Syafril,” tegasnya.

Selain itu, dirinya pun mengakui bahwa pihaknya akan turut serta menjaga kondusifitas Pilkada 2020 demi terciptanya Pilgub Jambi yang berkualitas dan bermartabat.

Link terkait:

https://www.jambiupdate.co/read/2020/09/10/87776/nyatakan-dukungan-partai-gelora-indonesia-siap-menangkan-fachrorisyafril-di-pilgub-jambi

Sumber: Jambiupdate.co

Makna 75 Tahun Kemeredakaan, Menata Arah Indonesia di Masa Depan

, , ,

(Sebuah pikiran sederhana dari anak pinggiran untuk Indonesia di masa depan)

KEMERDEKAAN yang kita raih adalah anugerah terindah dari Allah SWT untuk bangsa ini. Lepasnya bangsa ini dari cengkeraman penjajah tidaklah semudah membalik telapak tangan. Kemerdekaan yang diraih penuh cucuran keringat, tetesan darah, ribuan nyawa yang tak bisa dibayar dengan apapun. Berapa banyak para pejuang yang gugur, berapa banyak anak-anak yang kehilangan orang tuanya, berapa banyak wanita yang kehilangan suaminya demi membela tanah air ini lepas dari penjajahan. Sebuah pengorbanan yang luar biasa, dipertaruhkan untuk satu tujuan yakni menghirup udara kebahagian dari penjajahan.

Terbebasnya bangsa ini dari penjajahan harapannya menjadi pelecut semangat dan perlu semakin banyak generasi muda yang merasakan secara langsung makna kemerdekaan ini agar bisa meneladani generasi pejuang sebelumnya. Semangat perjuangan ini harus terus berlanjut dan membara hingga generasi mendatang.

Mewariskan dan menanamkan berbagai semangat tersebut juga merupakan cara untuk memaknai kemerdekaan. Memaknai kemerdekaan adalah mengaktualisasikan diri kita pada nilai-nilai kebaikan seperti keikhlasan dalam berjuang, kegigihan, semangat pantang menyerah dalam mencapai sebuah tujuan, serta semangat kegotong royongan dalam realitas kehidupan sosial.
Sebagai muslim, di hari kemerdekaan ini kalau kita cermati tidaklah cukup bagi kita merayakan hari kemerdekaan ini sebatas dengan mengadakan lomba-lomba saja. Tetapi, semestinya umat Islam lebih banyak menebar manfaat dan kebaikan kepada sesama. Bagi umat Islam, anugerah kemerdekaan ini seharusnya dijadikan momentum untuk menghidupkan rasa syukur kita kepada Allah SWT.

Syukur terhadap kemerdekaan merupakan segala bentuk aktivitas seorang hamba dalam rangka mendayagunakan semua nikmat yang Allah berikan kepadanya menuju tujuan manusia itu diciptakan yaitu beribadah kepada Allah SWT. Indikasi dari rasa syukur yang mendalam sudah sepatutnya dibuktikan dengan hal nyata di dalam kehidupan sehari-hari.

Ungkapan rasa syukur terhadap perjuangan para pahlawan adalah bagian rasa syukur kita juga kepada Allah. Ini selaras dengan hadits Nabi SAW yang berbunyi:
مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ
Barang siapa tidak berterima kasih kepada manusia, berarti dia sama saja tidak berterima kasih kepada Allah SWT. (HR. Ahmad)

Paling tidak ada dua cara menghargai jasa para pahlawan. Pertama, mendoakan kepada Allah agar mereka yang saat ini sudah wafat mendapatkan balasan kenikmatan dari Allah SWT. Kedua, melanjutkan perjuangan mereka, yaitu mewujudkan cita-cita kemerdekaan dengan cara menebar manfaat dan kebaikan demi kemajuan bangsa yang kita cintai ini. Selain itu sebagai warga negara, kita adalah menjadi perawi peradaban berikutnya, oleh sebab itu perlu proposal hidup agar hidup kita selama di dunia ini bermakna dan mendapat keberkahan dari Allah SWT.

Indonesia tanah air beta, pusaka abadi nan jaya. Indonesia sejak dulu kala, selalu dipuja-puja bangsa. Indonesia merupakan negara yang kaya dan memiliki keindahan yang luar biasa. Namun, ada beberapa pesan dan harapan nih untuk seluruh masyarakat Indonesia, pesan dan harapan ini merupakan keresahan dan keinginan yang diharapkan dapat menjadikan Indonesia menjadi lebih baik dan lebih maju di masa yang akan datang. Bersama-sama berpegang tangan untuk mewujudkan Indonesia maju dan Indonesia jaya. Hal itu dikarenakan mewujudkan mimpi Indonesia adalah tugas kita bersama, seluruh masyarakat Indonesia bukan hanya tugas satu atau dua orang saja.

Ada beberapa pesan dan harapan bersama yang perlu kita capai agar bangsa kita ini senantiasa dalam kemakmuran dan kesejahteraan. Yaitu :

  1. Pada Bidang Ekonomi
    Pemerataan kesejahteraan adalah harapan semua warga Indonesia. Bisa diikatakan orang tidak akan mampu berpikir kalau perutnya masih lapar. Perlu diisi dulu perutnya maka akan mudah untuk bertenaga dan berpikir. Demikian juga sebuah negara, sektor ekonomi adalah jantung dari dari masyarakat karena menyangkut isi perut dan kesejahteraan warga negara. Dalam hal ekonomi kita bisa belajar pada bangsa Jepang bagaimana mereka menggerakkan roda perekonomian mereka yakni dengan menghidupkan UMKM sektor perekonomian rumah tangga. Pemerintah bisa lebih optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui pemberdayaan UMKM mentransformasikan UMKM ke arah ekspor menjadi wajib dan UMKM juga harus bergerak untuk memproduksi barang-barang substitusi impor, yang selama ini memberatkan neraca perdagangan nasional. Melalui pemberdayaan sektor UMKM ini mampu menjamah hasrat kemajuan pada lapisan terkecil warga masyarakat. Sehingga angka kemiskinan semakin menurun dan lapangan kerja rakyat kecil semakin luas.
  2. Pada Bidang Pendidikan
    Pada bidang pendidikan, tampaknya tidak akan pernah bosan kita katakan. Pendidikan merupakan pintu gerbang bagi para penerus bangsa untuk memeroleh berbagai ilmu dan pelajaran yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesenjangan sosial yang terjadi di dalam dunia pendidikan Indonesia. Salah satunya adalah perbedaan antara fasilitas penunjang pendidikan di pusat kota dan daerah. Masih banyak sekolah-sekolah yang masih jauh dari kata layak dan nyaman. Contohnya saja di masa Pandemi Covid 19 ini. Banyak hambatan dan tantangan yang perlu kita cari solusinya bersama. Akses internet, quota, jarak tempuh siswa yang jauh, rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan, rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan dan mahalnya biaya pendidikan. Akan sangat baik jika memang anak-anak negeri ini dapat mengenyam pendidikan tanpa harus khawatir mengenai fasilitasnya, sehingga nantinya ilmu yang mereka dapatkan menjadi bekal untuk membuat hidupnya menjadi lebih baik. Menyambung tongkat estafet para pejuang negeri ini untuk kehidupan yang lebih maju dan bermartabat. Pada bidang pendidikan ini sangat erat kaitannya dengan ekonomi, karena kalau pendapatan kita rendah maka pembiayaan pada sektor pendidikan juga akan sedikit.
  3. Pada Bidang Kesehatan
    Akses layanan kesehatan yang cepat, murah dan baik harapannya juga dirasakan oleh semua warga. Peningkatan kualitas kesehatan dengan baik akan tercipta, jika fasilitas dan akses kesehatan terpenuhi serta persebarannya merata. Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat harus melibatkan seluruh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat 3T (tertinggal, terdepan, terluar), dengan perhatian yang diberikan merata kepada setiap provinsi, diharapkan mampu mengurangi permasalahan kesehatan di seluruh Indonesia. Selain itu pemahaman kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat, apalagi dalam masa Pandemi Covid 19 ini, perlu upaya berbagai pihak untuk menggaungkan pola hidup sehat sehingga menjadi sebuah kesadaran bersama. Mengembangkan obat-obatan herbal dan alami dari bahan baku alam Indonesia perlu digalakkan sehingga bisa lebih ekonomis dan kecil efek samping. Selain itu juga kita harus peka dan waspada terhadap setiap jenis vaksin yang masuk dari luar negara kita ke dalam negara kita, karena boleh jadi itu bagian dari strategic war dari negara lain untuk menghancurkan negara kita.
  4. Pada Bidang Pertahanan dan Keamanan
    Dalam hal pertahanan dan keamanan, harapannya negara kita jangan sampai diintervensi oleh bangsa lain. Baik dari sektor udara, darat maupun laut. Peningkatan sistem pertahanan dan keamanan, memang harus melibatkan seluruh elemen kekuatan bangsa ini meliputi tenaga manusia (manpower), industri dan material industri, ilmu pengetahuan dan teknologi. Akses dan fasilitas di daerah perbatasan adalah bagian hal yang menjadi perhatian serius bersama. Bagian kemaritiman, daerah lautan yang begitu luas perlu stategi untuk menjangkaunya agar bisa lebih mudah terkontrol. Selain itu kejelasan daerah teritorial kelautan kita harus kita jaga dengan cermat. Letakkan di sana pertahanan berlapis untuk menjaga keutuhan kekayaan alam, sumber daya kelautan dan tanah air kita. Pemberlakuan pajak pada daerah strategis di selat-selat yang berbatasan langsung dengan wilayah internasional yang di lalui oleh negara lain dan itu bisa menjadi tambahan pemasukan bagi negara kita sehingga terjadi peningkatan pendapatan devisa serta negara kita berwibawa di mata dunia.
  5. Pada Bidang Teknologi
    Penggunaan internet memang sudah bukan hal yang asing lagi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Qouta internet sudah menjadi kebutuhan wajib. Realitas sekarang ini setiap orang selain handphone, charger, power bank dan colokan adalah semacam menu wajib yang harus ada di dalam tas mereka masing-masing.
    Pada era digital sekarang ini hampir dipastikan akan sangat menyulitkan jika tidak ada internet. Seluruh aktifitas yang ada kini bisa didapatkan dengan lebih mudah melalui satu ketukan saja di perangkat elektronik yakni handphone. Mulai dari komunikasi, transportasi, ekonomi, kesehatan, berbagai macam jenis transaksi dan masih banyak lagi yang lainnya. Contoh permasalahan yang kita hadapi pada masa pandemic Covid 19 ini, hampir semua sekolah melakukan pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran tersebut tentunya memerlukan quota internet dan jaringan yang harus memadai. Mungkin yang kita rasakan akses internet dan layanan sinyal jaringan yang baik perlu pemerataan yang dirasakan oleh masyarakat sampai ke semua pelosok negeri. Oleh karena itu, hal ini menjadi pikiran bersama dari sejak dini perlu terus ditingkatkan berbagai kreativitas serta diperlukan wadah untuk ide-ide kreatif dari anak bangsa kita karena jika teknologi dapat dikembangkan dengan baik dan optimal. Maka teknologi betul-betul akan berpengaruh lebih besar dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan bangsa kita.

Mengutip pesan dari Jenderal Soedirman :
“Hendaknya perjuangan kita harus kita dasarkan pada kesucian. Kami percaya bahwa perjuangan yang suci itu senantiasa mendapat pertolongan dari Tuhan.”

Sebuah refleksi bersama Surah Al Bayyinah ayat kelima agar kita senantiasa memurnikan niat kita dalam beribadah, beraktifitas dan berjuang untuk mencari keridhaan Allah SWT. Entah itu dia sebagai rakyat, pengusaha, pejabat dan lain-lain. Karena dari situ akan datang pertolongan Allah SWT.

Oleh: Akhmad Muzakir – Pemenang Lomba Karya Tulis Kemerdekaan Periode-2

Bos Gelora Dorong Revolusi Pendidikan

, , ,

JAKARTA – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan, untuk memperkuat pendidikan politik di Indonesia, harus menjadikan universitas sebagai mitra pemikiran strategis terhadap kebijakan pemerintah.

Contohnya dalam pandemi Covid-19, para ilmuwan di perguruan tinggi saat ini tengah berlomba-lomba untuk menciptakan yang mendukung penanganan Virus Corona (Covid-19), maupun vaksinnya yang masih terus dikembangkan dan dilakukan uji coba.

Nah, mestinya kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 itu berbasis pada science dan perguruan tinggi sebagai mitranya dalam memutus mata rantai penyebaran Corona tidak semakin meluas.

“Adapun gerakan pertama Partai Gelora adalah melakukan revolusi pendidikan dengan menjadikan politik sebagai industri pemikiran, di mana universitas sebagai mitra berpikir,” beber Anis Matta.

Sebab, platform politik saat ini sangat lemah dan hanya menjadi alat kekuasaan, akibatnya berpengaruh pada keseriusan pemerintah menangani Covid-19, terutama menurunkan kurva penyebaran dan kasus Corona agar segera melandai.

“Jika hal ini dibiarkan dan platform politiknya tidak diperkuat, maka sulit bangsa ini mengharap kemajuan masa depan bangsa,” katanya.

Menanggapi hal ini, Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam sependapat dengan Anis Matta.

Ia menyampaikan terima kasih atas kesediaan Anis berbagi pemikiran di UNM. “Kami siap diajak jadi teman berpikir,” kata Prof Husain.

Link terkait:

https://rmco.id/baca-berita/parpol/46597/bos-gelora-dorong-revolusi-pendidikan

Sumber: RMco.id (Rakyat Merdeka)

Partai Gelora akan All Out Menangkan Paslon Qosim-Alif di Pilkada Gresik 2020

, , , ,

GRESIK – Partai Gelora tidak hanya sekadar mendukung paslon Mohammad Qosim-Asluchul Alif saja. Partai berwarna biru ini mengaku total mendukung pasangan dengan singkatan QA ini di Pilkada Gresik 2020.

Meski partai non-parlemen, Partai Gelora sendiri ikut mengantar paslon QA ke KPU Gresik. Meski tidak diperbolehkan masuk, mereka tetap berdiri menunggu hingga proses pendaftaran selesai di depan kantor KPU Gresik.

Ketua Partai Gelora Gresik, Nur Rofiq, mengaku sejalan dengan visi dan misi yang diusung QA. Program yang ditawarkan untuk lima tahun kedepan juga membuat pengurus partai di tingkat pusat menjatuhkan pilihan.

“Setelah hasil komunikasi kami laporkan ke DPW dan DPN. Akhirnya partai gelora bulat mendukung pasangan QA karena memiliki kesamaan visi, misi dan program terutama program pelayanan kepada masyarakat yang akan menjadi panglima seperti 1 Desa 1 Ambulance dan Betonisasi Jalan Kabupaten,” papar Rofiq, Minggu (6/9/2020).

Pria kelahiran cerme ini mengaku bahwa meskipun partai gelora adalah parpol baru, tapi struktur dan kadernya dari daerah, kecamatan sampai ranting siap all out memenangkan pasangan Qosim-Alif.

“Partai kami lahir di tengah krisis saat muncul wabah covid-19, artinya pengurus dan kader Partai Gelora di 80 persen kecamatan dan lebih dari 50 persen desa sudah siap bergerak secara all out untuk memenangkan iQAe. Terbukti hari ini pengurus dari setiap kecamatan hadir dan terlihat begitu semangat,” tambah Rofiq

Pilkada Gresik 2020 akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020.

Dikatakan Rofiq harus benar-benar menjadi ajang pesta demokrasi.

“Pilkada Gresik 2020 ini harus bisa kita jadikan sebagai pesta demokrasi yang menyenangkan bukan menakutkan. Ajang kolaborasi bukan perpecahan, karena dari demokrasi harusnya selalu lahir ide-ide dan gagasan-gagasan untuk membawa kepada pemerintahan yang kuat dan rakyat yang sejahtera,” pungkasnya.

Link terkait:

https://surabaya.tribunnews.com/2020/09/06/partai-gelora-akan-all-out-menangkan-paslon-qosim-alif-di-pilkada-gresik-2020

Sumber: Surya.co.id

Partai Gelora Siap Menangkan Wan Siswandi-Rodhial Huda di Pilkada Natuna

, , ,

NATUNA – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Kabupaten Natuna, secara resmi mendukung pasangan calon Wan Siswandi-Rodhial Huda di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Natuna tahun 2020.

“Ya benar, dukungan untuk pasangan Wan Sis-Rodhial sudah diputuskan. Partai Gelora Natuna menyatakan akan mendukung pasangan Wan Sis-Rodhial dalam Pilkada Natuna tahun 2020,” kata Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Natuna, Helmi, kemarin.

Ia menjelaskan, langkah yang diambil Partai Gelora Natuna saat ini sudah tepat. Kata dia, pihaknya akan membawa dampak besar dalam mengantarkan pasangan Wan Sis-Rodhial untuk mencapai kursi nomor satu dan dua di Natuna.

“Dalam surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPN Partai Gelora, Anis Matta dan Fahri Hamzah tersebut ditegaskan bahwa DPD Partai Gelora Natuna akan melaksanakan langkah-langkah strategis pemenangan bagi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Natuna,” ujar Helmi.

Sebagaimana diketahui, pasangan Wan Siswandi-Rodhial Huda diusung PDI-P, Hanura, Demokrat, Gerindra, PPP, NasDem dan Perindo, PKB dan Partai Gelora. Sehingga ada 7 partai pengusung dan 2 partai pendukung.

Pasangan ini juga sudah mendaftarkan diri ke KPU Natuna, Jumat (4/9/2020) siang. Mereka didampingi pengurus masing-masing partai pengusung, relawan serta simpatisan dan pendukung.

Link terkait:

https://www.batamnews.co.id/berita-66913-partai-gelora-siap-menangkan-wan-siswandirodhial-huda-di-pilkada-natuna.html

Sumber: Batamnews.co.id

Partai Gelora Bergabung Dukung Pasangan NINA RAMAH di Pilkada SBT

, , , , ,

BULA – Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Partai Gelora Indonesia) besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah secara resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Rohani Vanath – Muhammad Ramli Mahu (NINA RAMAH) di Pilkada Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Partai yang didirikan pada tanggal 28 Oktober 2019, dan sudah memiliki kepengurusan di Kabupaten SBT ini, Kamis malam (3/9/2020) secara resmi melalui kepengurusan yang ada menyerahkan surat dukungan kepada pasangan NINA RAMAH.

Penyerahan dukungan ini berlangsung di kediaman balon Bupati SBT, Rohani Vanath yang diserahkan langsung oleh Ketua DPC Partai Gelora Kabupaten SBT, Musa Rumaotan kepada pasangan NINA RAMAH.

Dalam kesempatan itu, balon Bupati SBT di jalur perseorangan Rohani Vanath menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Partai Gelora SBT kepada dirinya bersama Ramli Mahu untuk bertarung di Pilkada SBT.

“Meskipun baru terbentuk, namun dukungan yang diberikan Partai Gelora ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Dan ini tandanya, semakin dekat dengan momentum Pilkada semakin banyak dukungan dan kepercayaan rakyat SBT kepada kami,” tandas Rohani dalam kesempatan itu.

Rohani mengatakan, sebagai pasangan yang tampil di jalur perseorangan lewat dukungan tanda tangan dan KTP rakyat, pihaknya tetap membuka diri kepada siapa saja yang ingin terlibat bersama-sama dengan NINA RAMAH untuk berjuang memenangkan Pilkada SBT 9 Desember 2020 mendatang.

“Baik itu parpol, organisasi kemasyarakatan maupun perorangan, kami tetap terbuka, sesuai dengan makna perjuangan kami yakni mengutamakan partisipasi ketimbang mobilisasi, karena kami yakin kekuatan rakyat adalah segalahnya,” urai Ani sapaan akrab Rohani Vanath.

Rohani juga menghibau kepada semua simpatisan dan pendukungnya agar tetap solid dan bekerja keras, karena perjuangan yang dilalui masih panjang untuk mewujudkan cita-cita bersama memajukan SBT lebih maju dan sejahterah.

“Saya himbau untuk semua pendukung dan simpatisan agar tetap solid, karena tanpa kalian semua perjuangan ini tidak dapat kita gapai. Tetap membuka diri dan jalin komunikasi dengan sesama,” ujar Rohani.

Di kesempatan itu Ketua DPC Partai Gelora Kabupaten SBT, Musa Rumaotan juga menyampaikan dukungan yang diberikan merupakan bentuk perintah yang diturunkan dari DPP Partai Gelora agar semua kepengurusan Partai Gelora dapat terlibat dalam Pilkada 2020.

Ia menjelaskan, Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta sebelumnya sudah menyampaikan bahwa Partai Gelora akan terlibat dalam Pilkada 2020.

“Secara legal kita hanya bisa mendukung calon-calon yang ada, tapi SK kami tidak punya kekuatan legal apa-apa. Tapi insya Allah akan terlibat,” kata Musa Rumaotan mengutip pernyataan Anis Matta dalam peluncuran mobile apps E-KTA Partai Gelora Indonesia di akun Youtube Partai Gelora, 19 Juli 2020 lalu.

Link terkait:

https://beritabeta.com/news/politik/partai-gelora-bergabung-dukung-pasangan-nina-ramah-di-pilkada-sbt/

Sumber: Beritabeta.com

Alamat Dewan Pengurus Nasional

Jl. Minangkabau Barat Raya No. 28 F Kel. Pasar Manggis Kec. Setiabudi – Jakarta Selatan 12970 Telp. ( 021 ) 83789271

Newsletter

Berlangganan Newsletter kami untuk mendapatkan kabar terbaru.

Mobile Apps



X