Tag: partai gelora

Diunggulkan Survei Litbang Kompas, Mahfuz: Partai Gelora Wajib Lolos Ambang Batas Parlemen

, , , , , , ,

Partaigelora.id – Berdasarkan rilis Litbang Kompas terbaru, popularitas Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia  mencapai 60 persen diantara partai-partai politik baru. Angka ini dinilai fenomenal namun perlu kerja keras agar berdampak lebih lanjut terhadap elektabilitas

Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Mahfuz Sidik menyatakan, Partai Gelora saat ini masih fokus dalam pemenuhan tiga target tantangan agar bisa  lolos sebagai peserta Pemilu 2024.

“Target wajibnya adalah lolos ambang batas parlemen 4 persen,” kata Mahfuz Sidik dalam keterangannya, Jumat (18/6/2021).

Menurut Mahfuz, hasil survei ini tidak membuat Partai Gelora berpuas diri atas capaian tersebut, karena masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diperjuangkan dan dituntaskan ke depannya.

“Sejak didirikan pada 28 oktober 2019, kami masih fokus pada pemenuhan struktur dan rekrutmen anggota,” ujar Mahfuz.

Partai Gelora, kata Mahfuz, menargetkan pada HUT ke-2 pada 28 Oktober 2021 mendatang, telah terbentuk 100 persen struktur di kecamatan  dan jumlah anggota di setiap Kabupaten/Kota sudah ada 2.000 orang.

Partai Gelora juga tengah berupaya untuk bisa lulus verifikasi KPU pada pertengahan 2022 nanti, setelah mendapatkan pengesahan Kementerian Hukum dan HAM sebagai partai baru berbadan hukum di Indonesia.

“Tantangan kedua kami setelah lulus verifikasi Kemenkumham adalah lulus verifikasi KPU pada pertengahan 2022 nanti. Pada saat itu kami sudah harus siap semua unsur kekuatan teritorial, komunikasi dan jaringan,” jelasnya.

Karena itu, Mahfuz yakin Partai Gelora dapat memenangkan kontestasi di Pemilu 2024 dan lolos ke Senayan.

Hal senada juga disampaikan Ketua Bidang Rekruitmen Anggota Partai Gelora Indonesia Endy Kurniawan. Endy mengatakan, munculnya Partai Gelora di setiap survei belakangan ini patut disyukuri.

“Tapi kami masih fokus pada dua mesin pertumbuhan yakni melengkapi struktur organisasi hingga 100 persen DPC dan PAC serta melakukan rekrutmen anggota agar mencapai 1.000.000 secepat-cepatnya. Fokus kami adalah lolos verifikasi parpol KPU dan selanjutnya parliamentary threshold,” katanya.

Selain itu, Anggota Partai juga akan dilatih  secara berjenjang sehingga mereka tidak hanya masuk dan bergabung, namun juga bisa berkontribusi untuk memberi efek positif pada elektoral partai.

“Jika dicermati, survei Litbang Kompas juga menunjukkan hasil dari 3,8% yang tahu adanya partai baru itu hanya 18,9% yang tertarik memilih partai baru. Ini pemicu kami agar bekerja lebih keras mensosialisasikan tokoh, visi dan platform partai,” ujarnya.

Seperti diketahui, Litbang Kompas pada Senin (14/6/2021) merilis hasil penelitian terbarunya tentang popularitas partai politik baru. Menjawab pertanyaan pada responden: “Selama beberapa waktu terakhir, ada sejumlah partai politik baru yang terbentuk, apakah Anda mengetahui-partai baru tersebut?” 96,2 persen menjawab tidak tahu, sedangkan 3,8 persen menjawab tahu.

Dari partai-partai baru yang muncul, Partai Gelora tercatat sebagai Top of Mind popularitas dengan 60,4 persen. Selanjutnya diikuti Partai Ummat dengan 8,4 persen. Dalam usia belum genap dua tahun, Partai Gelora Indonesia mencatatkan popularitas yang terus menanjak. Dengan popularitas sebesar 60 persen terhadap 3,8 persen yang mengetahui adanya partai baru, maka sama dengan 2,28 persen masyarakat telah mengetahui Partai Gelora.

Sebelumnya, Parameter Politik Indonesia dalam survei terbarunya, Sabtu (5/6/2021), juga mencatatkan popularitas Partai Gelora mencapai 28,7 persen. Sementara popularitas Partai Ummat berada di angka 21,7 persen, dan Masyumi Reborn (14,2 persen).

“Partai Gelora mendapat 11,9 persen dukungan, Partai Ummat 7,8 persen, dan Partai Masyumi Reborn 3,3 persen dukungan,” dikutip dari hasil survei itu soal kecenderungan itu berkaitan dengan antusiasme masyarakat mendukung partai baru.

Sementara Rekode Research Center dalam surveinya pada Selasa (1/6/2021) lalu. Survei tersebut menyatakan, Partai Gelora memiliki popularitas dan elektabilitas tertinggi diantara partai-partai baru.

“Tingkat pengenalan atau popularitas, dan elektabilitas  Partai Gelora besutan politisi Anis Matta tertinggi diantara partai-partai baru. Disusul oleh Partai Ummat, Partai Masyumi Reborn, dan urutan paling buncit adalah  Partai Hijau,” kata Lisdiana Putri, Project Manager Rekode Research Center.

Hingga kini  Partai Gelora sudah memiliki  kepengurusan 100 persen di tingkat DPW (provinsi) dan DPD (kabupaten/kota),  DPC (kecamatan) sebanyak 80 persen.

Jumlah kader saat ini lebih dari 219.200  orang, dengan angka pertumbuhan jumlah anggota sangat progesif, mencapai 2.000 orang per hari.

Kabid Gahora ‘Grebeg’ Studio Podcast DPW Bali, Ajak Perempuan dan Anak Muda Bincang Isu-isu Menarik

, , , ,

Partaigelora.id – Ketua Bidang Gaya Hidup, Hobi dan Olahraga (Gahora) DPN Partai Gelora Indonesia Kumalarasi Kartini mengunjungi Studio Podcast DPW Partai Gelora Provinsi Bali. Kunjuangan tersebut dia lakukan usai mengikuti program jalan sehat di Batam,

Kedsatangan Mala Kartini, sapaan akrab Kumalasari Kartini ini disambut Ketua DPW Partai Gelora Bali Mudjiono. Mala Kartini dan Mudjiono lantas berbincang berbincang berbagai potensi di Pulau Dewata.

Kedatangan Mala Kartini ini, ingin mengetahui sejauh mana , bagaimana cara Partai Gelora Bali dalam mengembangkan kegiatan sosialisasi maupun edukasi melalui media podcast.

“KIta ingin mengetahui bagaimana cara DPW Bali dalam mengembangkan kegiatan sosialisasi maupun edukasi melalui media podcast. Bidang Humas DPW Partai Gelora Bali saat ini sedang menyusun dan mengembangkan konsep sosialisasi dan edukasi secara digital melalui program Podcast,” kata Mala Kartini.

Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Mudjiono mengatakan, di masa tatanan normal baru (new normal) Tahun 2021 ini Partai Gelora terus berupaya untuk dapat menjalankan seluruh program yang ada dan salah satu alternatif inovasi yang ditempuh.

Yakni pembuatan Studio Podcast untuk merancang konten-konten atau Isyu hangat yang sedang diperbincangkan masyarakat.

“Dengan adanya adaptasi di era pandemi, studio podcast Partai Gelora Bali menjadi salah satu sarana alternatif media untuk bersosialisasi,” kata Mudjiono.

Studio Podcast Partai Gelora Bali memanfaatkan salah satu ruangan kantor yang juga rutin dipakai sebagai ruang rapat kecil atau internal.

Peralatan podcast yang telah tersedia di studio Podcast Partai Gelora Bali terdiri dari setting ruangan, smart TV, mikrofon, seperangkat kamera, tripod, seperangkat alat perekam, laptop, serta headset dan masih terus disempurnakan. Selain itu ada juga mekanisme kerja dan proses produksi konten podcast di Studio Partai Gelora Bali.

Dalam kesempatan ini, Mala Kartini mengajak Perempuan dan anak Muda Bali ikut meramaikan dan berbincang seru dan menarik di Studio Partai Gelora Bali, sebagai sarana edukasi dan sosialiasi interaktif yang bisa dimanfaatkan.

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah:  Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

, , , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menegaskan, akan mendukung calon presiden (capres) yang memiliki ide atau gagasan mengenai Indonesia ke depan dalam kontestasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Partai Gelora memastikan tidak akan mendukung capres dari sudut pandang figur atau sosoknya saja.

“Santai saja, Belanda masih jauh,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah di sela-sela Rapat Koordinasi Daerah  Partai Gelora Indonesia Kota Cilegon, di Cilegon, Banten, Sabtu (12/6/2021).

Fahri menilai,  kontestasi Pilpres 2024 masih cukup lama, masih sekitar tiga tahun lagi, sehingga terlalu dini bagi Partai Gelora bicara dinamika bursa capres.

Disamping itu, Partai Gelora saat ini fokus untuk memenuhi persyaratan sebagai peserta Pemilu 2024 dan target lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen.

Namun, prinsipnya, Fahri menegaskan, siapa pun tokoh yang didukung Partai Gelora, harus memiliki ide cemerlang.

“Jadi kami minta semua calon bicara soal ide bukan bicara figur doang. Tapi idenya apa, mau ngapain,” tegas Wakil Ketua DPR Periode 2014-2019 ini.

Dalam sambutannya,  Fahri berharap kader partainya menembus angka 1 juta orang pada Oktober 2021. Saat ini, menurut Fahri, kader Partai Gelora mencapai 200.000 orang lebih

“Dengan jumlah kader yang saat ini telah dicapai sebanyak 200.000 kader, saya berharap pada Oktober nanti, kader yang terjaring bisa mencapai angka 1 juta. Mudah-mudahan Oktober nanti, kita bisa mencapai 1 juta kader yang sudah di-training,” kata Fahri.

Fahri mengatakan konsolidasi partai sudah mulai dilakukan dari tingkat pusat hingga struktur kepengurusan paling bawah. Saat ini sudah terbentuk 100 persen kepengurusan DPW (provinsi), DPD (kabupaten/kota), serta penyelesaian pembentukan kepengurusan DPC (kecamatan).

Pada Juni 2021, menurut Fahri, sekitar 8.000 kecamatan yang ada di 514 kabupaten dan 34 provinsi di Indonesia, sudah terbentuk 80 persen kepengurusan DPC. Setelah membentuk DPC, selanjutnya para pengurus akan menjaring kader-kader baru di 74.957 desa.

Fahri menyatakan nantinya kader yang sudah terjaring akan diberikan pendidikan politik melalui media sosial, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Terutama melalui sosial media, karena sekarang zaman pandemi, kita memakai sistem kaderisasi melalui internet. Kita sudah punya modulnya lengkap,” pungkas Fahri.

Rapat Koordinasi Daerah  Partai Gelora Indonesia Kota Cilegon ini di hadiri Ketua DPD Partai Gelora Cilegon Hikmatullah, Ketua DPW Partai Gelora Banten Ramadoni, dan fungsonaris lainnya.

Popularitas dan Elektabilitas Partai Gelora Tertinggi Diantara Partai-partai Baru

, , , , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia besutan Anis Matta, Fahri Hamzah dan Mahfuz Sidik memiliki popularitas dan elektabilitas tertinggi diantara partai-partai baru, karena tingkat pengenalannya kepada publik dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif.

Data tersebut disampaikan oleh Project Manager Rekode Research Center Lisdiana Putri saat memaparkan hasil survey nasional dengan tajuk ‘Peluang Partai Baru Mewarnai Politik Indonesia 2024’ di Jakarta, Selasa (1/6/2021).

“Tingkat pengenalan atau popularitas, dan elektabilitas Partai Gelora besutan politisi Anis Matta tertinggi diantara partai-partai baru. Disusul oleh Partai Umat, Partai Masyumi Reborn, dan urutan paling buncit adalah Partai Hijau,” kata Lisdiana.

Menurut Lisdiana, survei dilaksanakan dari tanggal 26 April sampai 8 Mei 2021 dengan sampel 1.210 responden, tersebar di 34 provinsi.

Usia minimum sampel 17 tahun, atau sudah memenuhi syarat sebagai pemilih. Margin error 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Dari total 1.210 responden ada sebanyak 190 responden atau 15,7% menyatakan belum/tidak memilih partai-partai yang ada.

Dari total responden yang belum/tidak memilih tersebut, mereka menyatakan tahu Partai Gelora (32,1%), Partai Umat (30.0%), Partai Masyumi Reborn (30.0%) dan Partai Hijau (9.5%).

Sementara yang tertarik memilih Partai Gelora (14.2%), Partai Umat (10.5%), Partai Masyumi Reborn (10.0%), dan Partai Hijau (9.5%).

“Data survei tersebut menunjukkan partai-partai baru punya peluang untuk tampil. Angka undiceded voters masih cukup besar,” ujar Lisdiana.

“Tinggal bagaimana partai membangun infrastruktur, dan mesin partai bekerja meningkatkan popularitas dan meyakinkan publik,” imbuhnya.

Partai Gelora Indonesia dirikan pada 28 Oktober 2019 oleh sekitar 99 orang yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Platform yang diusung adalah ‘Arah Baru Indonesia’, menjadikan Indonesia sebagai kekuatan kelima dunia.

Pada 2 Juni 2020, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia secara resmi mengesahkan Partai Gelora sebagai partai baru yang berbadan hukum di Indonesia.

Saat ini, Partai Gelora sudah memiliki kepengurusan 100 persen di tingkat DPW dan DPD, serta DPC 76 persen dengan jumlah kader saat ini sebanyak 195.000. Angka pertumbuhan jumlah anggotanya sangat progresif mencapai sekitar 2.000 per hari.

Perkuat Infrastruktur Digitalisasi Partai, Anis Matta Resmikan Gelora Media Centre

, ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta meresmikan Gelora Media Centre dalam rangka membangun infrastruktur digital menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang, karena adanya perubahan tatanan dunia baru akibat pandemi Covid-19.

Peresmian Gelora Media Centre ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mahfuz Sidik.

“Dalam perkembangannya, semua tahapan berjalan sesuai dengan rencana, kami partai yang mendapatkan berkah selama pandemi. Partai Gelora jadi partai pertama yang didaftar virtual dan disahkan secara virtual,” kata Anis Matta di Jakarta, Selasa (4/5/2021) petang.

Menurut Anis Matta, krisis itu adalah sebuah peluang, bukan sebagai masalah. Sehingga untuk mendapatkan peluang tersebut, maka diperlukan transformasi dan penyesuaian dengan kondisi yang ada.

“Seluruh dunia saat ini melakukan transformasi, dibangun infrastruktur digitalnya. Kami di Partai Gelora pun demikian, tentu saja kami mempercayai paling keras dalam pemilu, ujungnya tetap TPS,” katanya.

Anis Matta menegaskan, dengan infrastruktr digital ini akan mempermudah kerja-kerja teritorial Partai Gellora seperti merekrut anggota baru dan lain-lain.

“Alhamdulllah satu hari sebelum Ramadhan, kami melakukan selebrasi, perayaan 100 ribu anggota. Hari ini jumlah Partai Gelora sudah 163 ribu anggota,” ungkap Anis Matta.

Dengan dukungan infrastruktur digital, lanjutnya, Partai Gelora bisa mengontrol penambahan jumlah anggota baru secara real time .

“Sekarang kita bisa mengontrol anggota kami secara real time seperti menonton angka-angka di bursa. Ini merupakan satu kombinasi kemampuan digital dan teritorial,” katanya.

Kombinasi kemampuan digital dan teritorial tersebut, merupakan eksperimen yang dibuat Partai Gelora. Eksperimen tersebut menunjukkan tanda-tanda keberhasilan.

Sehingga Partai Gelora yakin target 1 juta anggota pada Oktober 2021 dan target 2.00 kader setiap kabupaten/kota bakal terlampaui.

“Ini eksperimen yang kita coba, dan alhamdulillah dengan izin Allah SWT menunjukkan tanda-tanda keberlhasilan luar biasa. Mudah-mudahan angka rekruitmen satu juta pada bulan Oktober terpenuhi. Mumpung 10 hari terakhir Ramadhan, kami berharap doa kita diterima,” katanya.

Anis Matta mengatakan, saat ini Partai Gelora sedang persiapan untuk verikasi partai politik perserta Pemilu 2024 yang akan dilakukan KPU RI pada tahun depan.

Ia menagetkan semua persyaratan sudah bisa diselesaikan tahun 2021, sehingga ketika waktu pelaksanaan verifikasi yang dilakukan KPU, Partai Gelora sudah siap menyerahkan semua persyaratan.

“Kami targetkan (persyaratan verifikasi parpol peserta pemilu) selesai tahun ini. Kami belum tahu nanti apakah ada verikasi faktual atau tidak, karena situasi pandemi Covid-19 saat ini masih terjadi,” katanya.

Anis Matta menambahkan, Partai Gelora akan terus menggaungkan cita-cita menjadikan Indonesia sebagai lima besar dunia sejajar dengan negara Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan China. Sehingga di seluruh daerah akan tumbuh kesadaran pentingnya cita-cita tersebut.

“Soal vaksin Covid-19, ini fakta menyakitkan bagi kita. Virusnya bukan dari kita , tapi kita menjadi korbannya dan menjadi konsumen vaksin. Inilah perlunya kita dalam pergaulan global berada di kasta kelima, agar kita tidak jadi korban dan konsumen,” katanya.

Anis Matta yakin cita-cita menjadikan Indonesia lima besar dunia, meskipun membutuhkan waktu dan perjalanan yang panjang.

“Saya yakin cita-cita itu bisa ditempuh, meskipun jalannya jauh. Kesadaran menjadi lima besar ini terus kita gaungkan di seluruh daerah,” pungkasnya.

Peresmian Gelora Media Center, selain dihadiri Anis Matta dan Mahfuz Sidik, juga dihadiri Ketua Bidang Komunikasi Ari Saptono, Ketua Bidang Rekrutmen Anggota Endy Kurniawan, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Henwira Halim, Ketua Bidang Gahora Kumalasari Kartini, Ketua Bidang Pelayanan Masyarakat Styandari Hakim, Ketua Bidang Generasi Muda Dzaif Hudzaifah dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi.

Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh ‘Sense Of Urgency’ di Tengah Ancaman Gelombang Lonjakan Kasus Positif Berikutnya

, , , , , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyayangkan pernyataan Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostik Adil Fadhilah Bulqini yang menolak untuk meminta maaf setelah lima karyawannya kedapatan menjual rapid test Covid-19 bekas di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara (Sumut) dalam jumpa pers pada Rabu (28/4/2021) lalu

Padahal tindakan tersebut sangat berbahaya bisa meningkatkan ancaman lonjakan kasus positif selanjutnya dan menyangkut kepercayaan publik pada sistem testing Covid-19.

Polda Sumut telah menetapkan lima tersangka yang telah mendaur ulang stik swab test antigen untuk digunakan lagi dengan cara mencuci dan digunakan kembali kepada calon penumpang di Bandara Kualanamu.

Mereka adalah PM sebagai Branch Manajer Laboratorium Kimia Farma, berperan sebagai penanggungjawab laboratorium dan yang menyuruh melakukan penggunaan cutton buds swab antigen bekas. Kemudian tersangka SR; DJ; M dan R dengan peran masing-masing.

“Pernyataan menolak meminta maaf meski karyawannya tertangkap basah menjual rapid test bekas menunjukkan, yang bersangkutan kurang tanggap betapa merusaknya kejadian tersebut pada tingkat kepercayaan publik terhadap fasilitas-fasilitas testing yang ada,” kata Styandari Hakim, Ketua Bidang Pelayanan Masyarakat DPN Partai Gelora Indonesia dalam keterangannya, Sabtu (1/4/2021).

Menurut Tyan – sapaan Styandari Hakim, pimpinan dan pembuat kebijakan harus paham betul bahwa penanganan Covid-19 ini urusan hidup dan penghidupan.

“Bayangkan berapa banyak nyawa manusia yang terdampak akibat ulah orang-orang tidak bertanggungjawab ini, belum lagi kerugian ekonominya jika terjadi lonjakan kasus positif akibat kegagalan screening,” ujarnya.

Karena itu, Partai Gelora meminta agar pemerintah menegaskan kembali sense of urgency (keterdesakan) dalam penanganan pandemi Covid-19 terutama dalam menghadapi resiko kembali terjadinya surge atau lonjakan kasus positif Covid-19 pada masa libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H ini.

Partai Gelora mengingatkan situasi lonjakan kasus positif di India yang tidak terkendali telah mencapai 18 juta lebih dengan jumlah kematian dua ratus ribu lebih orang sebagai sebuah peringatan bagi Indonesia agar tidak bernasib seperti India.

“Pada hari Rabu (28 April 2021) saja kasus positif di India bertambah 379 ribu orang, menunjukkan betapa ganasnya Covid-19 jika tidak ditangani dengan baik. Apalagi dengan adanya varian-varian baru dari virus tersebut yang semakin memudahkan penularan dan mempersulit testing,” tandas Tyan.

Singapura saja, lanjut Tyan, juga baru mengumumkan terjadi pertambahan kasus positif di komunitas melonjak dalam seminggu terakhir ini.

Sehingga pemerintah Singapura sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan kembali pembatasan aktivitas dan karantina wilayah.

“Ini menunjukkan bahwa kita tidak bisa menganggap remeh potensi lonjakan kasus positif yang mungkin terjadi,” kata Ketua Bidang Yanmas DPN Partai Gelora Indonesia ini.

Partai Gelora menilai upaya vaksinasi yang dijalankan pemerintah sejauh ini sudah sangat baik. Namun, sangat disayangkan jika upaya itu tidak dibarengi oleh disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Disamping itu, diperlukan adanya tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang secara tidak bertanggungjawab berusaha mencari keuntungan pribadi di tengah pandemi, termasuk juga para pimpinan dan pengambil keputusan yang tidak memiliki sense of urgency dalam menangani pandemi ini.

Partai Gelora juga mengusulkan agar pemerintah dapat mempertimbangkan untuk memfokuskan vaksinasi pada wilayah-wilayah zona merah dengan melakukan vaksinasi pada penduduk di wilayah-wilayah tersebut tanpa memandang kategori agar dapat mengejar target penurunan tingkat infeksi di sana.

“Penduduk di wilayah-wilayah tersebut sangat berpotensi menularkan Covid-19 ke daerah lain sehingga perlu dijadikan sebagai prioritas vaksinasi dikarenakan besarnya resiko lonjakan pasca liburan lebaran kali ini,” ujarnya.

Tyan mengajak seluruh untuk terus menjaga disiplin menjalankan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi agar pandemi Covid-19 dapat cepat diatasi.

“Masyarakat juga harus memiliki sense of urgency dalam mendukung dan melaksanakan program-program penanganan pandemi Covid-19 ini jika kita ingin melindungi orang-orang yang kita cintai dan kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Pasca Tragedi KRI Nanggala 402, Partai Gelora Dorong Pemerintah Percepat Holding BUMN Pertahanan

, , , , , ,

Partaigelora.id – Pasca musibah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 yang menewaskan 53 awak kapalnya di Perairan Utara Bali pada Sabtu (25/4/2021) lalu, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyarankan pemerintah untuk mengevaluasi sistem anggaran pertahanan nasional, terutama terkait dengan ketersediaan investasi dan ketimpangan anggaran antar matra.

Ketua Bidang Kebijakan Publik DPN Partai Gelora Indonesia Achmad Nur Hidayat (Matnoer) mencatat adanya ketimpangan anggaran terkait dengan pertahanan nasional di antara tiga matra yaitu TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

“Tercatat bahwa pada APBN 2020 TNI AD dengan alokasi alutsista sebesar Rp4,5 triliun. Sementara, TNI AL alokasi alutsista Rp4,1 triliun dan TNI AU alokasi alutsista Rp2,1 triliun,” ujar Matnoer dalam keterangannya, Rabu (28/4/2021).

Menurut Matnoer, selain itu alokasi peremajaan alutsista dibandingkan komponen lain-lain juga terbilang kecil, sementara peremajaan memerlukan biaya yang besar.

Dia mengatakan masing-masing matra memiliki anggaran peremajaan alutsista sekitar Rp45-Rp50 miliar per tahun atau total Rp135-Rp150 miliar.

Maka itu, Achmad Nur Hidayat meminta pemerintah untuk mengambil langkah kreatif dari pengambilan sejumlah kebijakan seperti mengaktifkan BUMN pertahanan yang masif.

“Untuk meremajaan alutsista nasional, Indonesia perlu mengaktivasi kemampuan BUMN ketahanan. Saat ini Pemerintah berencana membangun program kemandirian sistem pertahanan melalui pembentukan holding BUMN pertahanan. Holding tersebut meliputi lima BUMN yaitu PT Dirgantara Indonesia, PT Len Industri, PT Pindad, PT PAL dan PT Dahana,” jelasnya.

Matnoer melihat holding BUMN pertahanan masih memiliki implementasi yang masih lamban. Pasalnya, hal tersebut disebabkan oleh rendahnya kemampuan BUMN pertahanan dalam menarik investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Apabila holding BUMN Pertahanan bisa diimplementasikan dengan cepat, peremajaan alutsista Indonesia akan lebih murah dan lebih cepat sehingga sistem pertahanan mandiri dan kuat dapat terwujud,” katanya.

Matnoer memandang holding BUMN tersebut perlu dipercepat dan pelibatan multitalent bangsa dalam BUMN tersebut perlu harus dilakukan.

“Holding BUMN Pertahanan harus melibatkan para profesional, ahli keuangan sertaberbagai profesi lain, terkesan saat ini pembentukan BUMN pertahanan tersebut hanya didominasi para veteran tentara dan mafia pertahanan yang rawan dengan konflik kepentingan,” pungkas ekonom Narasi Institute ini.

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Partai Gelora Dukung Himbauan MUI agar Salat Idul Fitri di Rumah

, , , , , ,

Partaigelora.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat tidak mudik dan mengimbau warga agar melaksanakan Salat Idul Fitri 1442 H di rumah masing-masing bersama keluarga. Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah zona merah Covid-19.

“Sehubungan dengan upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang memungkinkan bisa melonjak saat Idul Fitri, maka Partai Gelora memiliki pandangan yang sejalan dengan MUI,” kata Abdul Rochim, Ketua Bidang Syiar dan Dakwah DPN Partai Gelora Indonesia dalam keterangannya, Selasa (27/4/2021).

Menurut Rochim, pelaksanaan Salat Idul Fitri dalam situasi pandemi tidak masalah bagi seorang muslim untuk melaksanakan di rumah.

Terutama bagi mereka yang berada di wilayah yang tingkat penularannya tinggi serta mereka yang kondisinya beresiko tinggi. Bahkan, akan lebih baik bila melaksanakannya di rumah. “Hal ini berdasarkan beberapa alasan,” katanya.

Alasan pertama adalah ada kaidah fikih menyebutkan bahwa ‘mencegah keburukan itu lebih didahulukan daripada mendapatkan kemanfaatan.

“Dalam hal ini, mencerah penularan atau tertular Covid 19 lebih didahulukan daripada mendapatkan manfaat bisa Salat berjamaah ‘id di masjid atau tanah lapang. Disamping itu, keselamatan nyawa merupakan kemaslahatan tingkat primer yang harus mendapatkan prioritas,” jelasnya.

Alasan kedua adalah para ulama fikih berpendapat bahwa Salat ‘id yang dilakukan berjamaah di rumah adalah sah. Hal ini berdasarkan pada apa yang dilakukan oleh sahabat Anas bin Malik ra tatkala tidak bisa ikut Salat ‘id.

“Ia kumpulkan keluarganya dan salat bersama dengan mereka sebanyak dua rakaat dan takbir sebagaimana Salat id,” ujarnya.

Sedangkan alasan ketiga adalah ketika seseorang melaksanakan Salat ‘id di rumah demi mencegah penularan Covid 19, maka ia akan mendapat pahala yang sama dengan melaksanakannya di masjid atau di tanah lapang.

“Sebab, ia melakukan itu karena udzur,” pungkas Ketua Bidang Syiar dan Dakwah DPN Partai Gelora ini.

Seperti diketahui, MUI meminta masyarakat tidak mudik dan mengimbau warga agar melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah bersama keluarga.

“Soal bagaimana persiapan kita menjelang Lebaran, tentu ada dua, ada terkait mudik dan kedua adalah Salat Idul Fitri. Sekali lagi, Salat Idul Fitri ini karena akan menimbulkan kerumunan, karena akan menimbulkan kelompok masyarakat yang berbondong-bondong menuju lapangan, maka kita utamakan untuk sekali lagi Salat Idul Fitri di rumah bersama keluarga, terutama yang sudah dinyatakan masih (zona) merah,” ujar Sekjen MUI Amirsyah Tambunan melalui siaran video di channel YouTube BNPB, Jumat (23/4/2021).

Amirsyah menjelaskan, imbauan agar melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah semata-mata untuk mencegah penularan Covid-19. Selain itu, menurutnya, silaturahmi bisa dilakukan dengan cara virtual.

Blue Helmet Jatim Beri Bantuan dan Trauma Healing kepada Korban Gempa Malang

, , , , ,

Partaigelora.id – Tim gabungan Blue Helmet Jawa Timur (Jatim) memberikan bantuan dan trauma healing kepada korban gempa Malang 6,7 SR. Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Malang dan Lumajang, Jatim.

“Apa yang kita lakukan ini, hanya sedikit bahkn sangat sedikit dari apa yang dibutuhkan masyarakat korban gempa. Tapi kami hadir dengan sepenuh cinta yang besar,” kata Ahmad Hasan Bashori, Ketua Blue Helmet dalam keterangannya, Minggu (26/4/2021).

Menurut Hasan, jika semua komponen bangsa bergerak memberikan sedikit kepeduliannya, maka akan ada kolaborasi kemanusiaan untuk mengatasi dampak bencana yang ditimbulkan.

“Berkolaborasi kemanusiaan ini akan menyelesaikan semuanya. Tidak hanya gempa, tapi akan juga mengangkat Indonesia menjadi bangsa bermartabat dimata dunia. Kolaborasi kemanusiaan itulah yang harus kita lakukan,” tegas Ketua Blue Helmet Jatim ini.

Hasan mengatakan, personel Tim gabungan Blue Helmet yang diterjunkan untuk memberikan bantuan korban gempa Malang, berasal DPD Partai Gelora Kota Mojokerto, Surabaya, Malang, Pasuruan, Lumajang. Kemudian tim dibagi dalam dua kelompok, yakni di Kabupaten Malang dan Lumajang.

Di Kabupaten Malang, bantuan diberikan untuk Masjid di desa Wirotman Ampel Gading berupa 7 terpal dan 10 sak semen.

Sementara untuk korban gempa di Kabupaten Lumajang, Blue Helmet Jatim memberikan bantuan untuk masyarakat di Desa Sidomulyo, Pronojiwo.

Bantuan terdiri dari terpal, pembuatan shelter untuk korban gempa, perlengkapan bayi, mainan dan snack untuk anak-anak.

“Jadi selain memberikan bantuan, kita sekaligus memberi trauma healing kepada korban khususnya ibu dan anak korban gempa,” kata Ahmad Hasan Bashori.

Selain memberikan trauma healing, kegiatan Blue Helmet di Desa Sidomulyo, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang ini dilanjutkan dengan buka bersama dengan warga.

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota Pengembangan Teritorial (Bangter) 3 Partai Gelora Ja’far Tri Kuswahyono dan Ketua Bidang Perempuan DPW Jawa Timur Sri Wahyuni.

Pray For Nanggala 402, Anis Matta Ajak Rakyat Indonesia Berdoa untuk Keselamatan Seluruh Awak Kapal

, , , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengajak seluruh rakyat Indonesia berdoa untuk keselamatan para awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di Perairan Bali sejak Rabu (21/4/2021).

“Mari kita berdoa untuk para awak kapal selam Nanggala 402,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Sabtu (24/4/2021).

Menurut Anis, para awak KRI Nanggala garda terdepan penjaga kedaulatan, keutuhan dan pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang selama ini luput dari sorotan, apalagi mendapatkan tepuk tangan.

“Merekalah prajurit yang dalam sepi, jauh dari sorotan dan tepuk tangan, tapi dengan setia menjaga keutuhan dan pertahanan NKRI,” tegas Anis Matta.

Anis Matta berharap KRI Nanggala 402 segera ditemukan dan seluruh awak kapal berhasil diselamatkan.

“Kita berharap Kapal Selam Nanggala 402 segera ditemukan dan para awak bisa diselamatkan. Semoga Allah SWT memberikan jalan terbaik. Aamiin Ya Robbal Alamin. Pray For Nenggala 402!” doa Ketua Umum Partai Gelora ini.

Seperti diketahui, pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di Perairan Bali mendekati titik terang dengan ditemuan titik magnet melayang secara signifikan yang diduga Nanggala, meski hanya ‘diam’.

Titik magnet berkekuatan tinggi itu awalnya ditemukan KRI Pulau Rimau 724 kemarin. Posisinya melayang di kedalaman kurang-lebih 50-100 meter. Kapal itu bisa berperan besar karena mampu memonitor bawah laut.

“Kita harapkan salah satu kapal yang memiliki peralatan mampu memonitor bawah laut, yaitu KRI Rigel, saat ini sedang berada di dekat,” kata Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad dalam jumpa pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (23/4/2021).

TNI sendiri telah mengerahkan 21 KRI untuk mencari Nanggala-402 beserta seluruh prajurit dan kru kapal, yang total-nya mencapai 53 orang.

Bahkan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ikut memantau langsung pencarian KRI Nanggala-402 dari atas KRI Suharso.

Selain itu ada 4 kapal lain dari kepolisian yang membantu pencarian, yakni Gelatik, Enggang, Barata, dan Balam. Keempat kapal itu disebut dilengkapi dengan ROV atau remotely operated underwater vehicle.

Negara-negara sahabat juga mengirimkan perbantuan kapal seperti kapal MV Swift Rescue dari Singapura, Mega Bakti dari Malaysia masih dalam perjalanan, HMAS Ballarat dan Sirius dari Australia, kapal India dan pesawat Poseidon dari Amerika Serikat.

Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan oksigen di dalam kapal selam tersebut hanya tersedia sampai hari Sabtu (24/4/2021) pukul 03.00 WIB.

“Kemampuan oksigen KRI jika dalam kondisi yang diperkirakan black out seperti sekarang ini, mampu 72 jam. Kurang lebih 3 hari. Kalau kemarin hilang kontak jam 3, nanti bisa sampai Sabtu jam 3, sehingga 72 jam,” kata KSAL.

Hingga kini KRI Nanggala-402 milik TNI AL yang mengangkut 53 awak tersebut belum ditemukan dan upaya pencarian masih terus dilakukan.

Alamat Dewan Pengurus Nasional

Jl. Minangkabau Barat Raya No. 28 F Kel. Pasar Manggis Kec. Setiabudi – Jakarta Selatan 12970 Telp. ( 021 ) 83789271

Newsletter

Berlangganan Newsletter kami untuk mendapatkan kabar terbaru.

Mobile Apps



X