Tag: #PartaiGelora

Jaring Pelaku UMKM di Daerah, YES Preneur Launching Progam ‘Ngopi YES’ di Yogyakarta

, , , , ,

Partaigelora.id – YES Preneur, wadah pelaku UMKM dibawah naungan Partai Gelora Indonesia yang  secara masif terus melakukan berbagai upaya pendampingan kepada masyarakat agar tetap produktif di masa pandemi Covid-19.

Upaya pendampingan tersebut dilakukan melalui pertemuan-pertemuan rutin, yang tidak hanya digelar di Jakarta dan sekitarnya saja, tetapi juga digelar di berbagai daerah di Indonesia.

Diantaranya dengan menggelar acara ‘Ngopi YES (Ngobrol Pintar Yakin Entrepeneur Sukses) tentang UMKM di Rembug Kopi, Umbulharjo, Yogyakarta, pada Jumat (2/4/2021) lalu.

Ngopi YES ini diselenggarakan Bidang UMKM dan Ekonomi Keluarga (Ekkel) DPN Partai Gelora Indonesia bekerjasama dengan YES Preneur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Program Ngopi YES ini untuk pertama kalinya digelar di Yogyakarta dan sekaligus menjadi tempat di-launching-nya program tersebut.

“Program YES diantaranya memberikan pelatihan pendampingan untuk pegiat UMKM. Bakal bakal rutin digelar termasuk pembukaan akses pemasarannya,” kata Srie Wulandari (Coach Wulan), Ketua Bidang UMKM dan Ekkel DPN Partai Gelora Indonesia dalam keterangannya, Minggu (4/4/2021).

Menurut Wulan, saat ini pasar-lah yang dibutuhkan pelaku UMKM untuk memasarkan produknya, baik pasar domestik maupun internasional.

Partai Gelora, lanjutnya, akan membuka peluang kerjsama dengan berbagai pihak, baik itu instansi pemerintah, swasta maupun asing pemasaran produk UMKM YES Preneur.

“YES Preneur akan membuka peluang dan kerjasama dengan berbagai pihak, agar bisa membuka akses pemasaran, baik dalam maupun luar negeri,” kata Coach Wulan.

Sedangkan Ketua DPW Partai Gelora DIY, Zuhrif Hudaya mengatakan, UMKM di DIY memiliki potensi besar untuk dikembangkan guna meningkatkan kesejahtaran masyarakat.

“Potensi UMKM cukup besar dan DPW DIY memiliki program berbasis desa. Dan saya rasa YES PRENEUR DIY bisa ‘nggatuk’ dengan kita (DPW Partai Gelora DIY) , berjalan seiring program nasional,” kata Zuhrif.

Sementara Baha Sugara, Person Incharge (PIC) untuk YES Preneur DIY menambahkan, YES Preneur DIY memiliki anggota dari beragam kalangan, mulai dari UMKM hingga pelaku ndustri kreatif.

“Selama empat bulan terakhir, kami sudah mempunyai anggota yang tersebar dimana-mana dan sehingga aktif dalam pemberdayaan. YES Preneur mempunyai program yang membedakan dari wadah yang lain, sehingga mudah diterima,” Baha Sugara.

Selamat! Inilah Para Pemenang Gelora Virtual 2020 RUN & WALK

, , , ,

Partaigelora.id – Tanpa terasa pelaksanaan Gelora Virtual 2020 RUN & WALK yang digagas Gaya Hidup dan Olahraga (Gahora) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia telah menghasilkan para pemenang perlombaan tersebut. Event ini secara resmi dilaunching Ketua Umum Parta Gelora Indonesia Anis Matta pada Senin 16 November 2020 lalu.

Tidak hanya itu, Anis Matta juga mengibarkan bendera dimulainya perlombaan Gelora Virtual 2020 RUN & WALK pada 1 Desember 2020 lalu, dimananya para pesertanya tidak hanya kader Gelora, tapi juga terbuka untuk masyarakat. Peserta dapat memilih jarak tempuh sendiri yang telah ditentukan oleh panitia, yakni dengan jarak tempuh 2K, 8K dan 28K.

Ketua Bidang Olahraga, Hobbi dan Gaya Hidup DPN Partai Gelora Indonesia Kumalasari Kartini (Mala) mengatakan, perlombaan Gelora Virtual 2020 RUN & WALK yang diikuti 2.077 peserta ini mulai digelar pada 1-29 Desember 2020, berjalan lancar. Semua peserta, lanjutnya, terlihat antusias mengikuti perlombaan dengan kategori run (lari) maupun walk (jalan).

“Keseluruhan acara lomba berlangsung lancar. Antusiasme peserta sangat besar dan tertarik ikutan karena kita mengakomodir buat yang belum pernah lari meski secara virtual, dimana saja baik dalam rumah ataupun luar rumah dengan protokol kesehatan Covid-19 pastinya,” kata Kumalasari Kartini dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (5/1/2021).

Menurut Mala, sapaan akrabnya, Gelora Virtual 2020 RUN & WALK ingin mengajak masyarakat untuk berolahraga dan menjadikan sebagai gaya hidup sehat di masa pandemi Covid-19, karena bisa meningkatkan imun tubuh dan bisa menghilangkan stres.

“Olahraga lari dan jalan ini, dua olahraga yang mudah dilakukan oleh siapa pun karena tidak perlu menggunakan alat tambahan apapun kecuali baju & sepatu olahraga yang memadai saja,” katanya.

Karena itu, lanjut Mala, banyak peserta setelah mengikuti Gelora Virtual 2020 RUN & WALK menjadi rutin berolahraga, meskipun dilakukan secara virtual. “Mereka merasakan manfaat yang didapat setelah olahraga, ada perasaan bahagia,” ungkap Mala.

Mala menambahkan, ketika olahraga ini sudah menjadi kegiatan rutin, maka akan menjadi gaya hidup. Namun, jangan lupa untuk selalu melakukan gerakan pemanasan sebelum olahraga dan gerakan pendingan setelah olahraga, karena membantu otot dalam keadaan yang baik.

Teknis perlombaan Gelora Virtual 2020 RUN menggunakan tiga aplikasi aplikasi lari/ jalan yang bisa diunduh di Play Store. Ketiga aplikasi tersebut adalah Garmin Sports, Nike Run Club, Strava: Run & Ride Tr di smartphone . Kemudian buat akun di salah satu aplikasi tersebut dan mulai berlatih jalan kaki/ lari dengan membiasakan menggunakan fitur-fiturnya .

“Teknis perlombaan, peserta mengirimkan Screen Capture hasil dari mereka Lari dan Jalan dari Aplikasi yang digunakan contoh Garmin Sports, Nike Run Club, Strava: Run & Ride Tr, lalu mengupload linknya saat registrasi,” pungkasnya.

Pemenang Gelora Virtual Run & Walk 2020 :

a. Kategori RUN

🏆 2 K
Juara 1  GLR00910 Fajar Taupik Kurtis
Juara 2  GLR00128 Edy Sophian
Juara 3 GLR 00918 Muhammad Naufal Suherlan
Hadiah Hiburan:
Urutan 10 GLR01606 Gallang Saiyidha Akbar
Urutan 28 GLR01203 Bima Dwi Prassetio

🏆 8K
Juara 1 GLR01103 Oljumra Putra
Juara 2 GLR01454 Marseleno Anggara Putra
Juara 3 GLR00996 Munirul Haq
Hadiah Hiburan:
Ururan10 GLR00091 Shoqiful Maruf
Ururan 28 GLR00745 Sumarna

🏆 28 K
Juara 1 GLR01476 Muhammad Sirajuddin Munir
Juara 2 GLR00738 M Ady Saputra
Juara 3 GLR01064 Basuki
Hadiah Hiburan:
Urutan 10: GLR00903 Maya Mariany
Ururan 28: GLR01137 Aca Karsa

b. Kategori WALK

🏆 2K
Juara 1 GLR01388 Poppy Nazmi Christanti
Juara 2 GLR01430 Hamka
Juara 3 GLR01011 Muhammad Elang Akasa
Hadiah Hiburan:
Urutan 10: GLR01927 Evan Risqi
Ururan 28: GLR01907 Choriyah

🏆 8K
Juara 1 GLR00817 Rosita Asmika Sari
Juara 2 GLR00990 Nur Fitri Yanti
Juara 3 GLR01537 Tasirin
Hadiah Hiburan:
Ururan 10: GLR00835 Karina Sakura Latuharhary
Urutan 28: GLR01660 Syaiful Bahri

🏆 28 K
Juara 1 GLR01164 Boy Defriza Fuldiandri
Juara 2 GLR00092 Wahyu Tunggono
Juara 3 GLR01849 Miftah Mulkin
Hadiah Hiburan :
Ururan 10 Anaway Irianti M
Urutan 28 Dwi Budiyati

🏆 Pemenang Favorit DPW Bergelora : DPW Balikpapan,DPW Lampung & DPW Bali

🏆 Pemenang Favorit Sosmed : SFiqrza

Anis Matta: Kita Butuh Jaring-jaring Sosial yang Kuat untuk Perbaiki Krisis

, , , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta mengatakan, sebagai bangsa, Indonesia baru saja melewati Tahun 2020, tahun pembuka dari sebuah krisis yang diperkirakan akan berlangsung panjang dan bersifat multidimensi.

“Kita memasuki tahun kedua dari krisis akibat pandemi Covid-19, namun kita belum menyentuh titik nadir dari perjalanan krisis ini. Karena itu, inilah momen terbaik bagi seluruh elemen bangsa untuk rekonsiliasi, sehingga kita bisa berkonsolidasi menghadapi tantangan yang lebih besar lagi,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Sabtu (2/1/2021).

Ancaman keresahan sosial akibat tekanan ekonomi saat ini, menurut Anis Matta, bisa saja tidak terkendali dan akan menimbulkan himpitan hidup semakin berat dan memprihatinkan.

“Karenanya kita membutuhkan jaring-jaring sosial yang kuat yang dibangun dari rekonsiliasi dan komunikasi yang terbuka dari seluruh elemen bangsa,” katanya.

Di tengah semua itu, Anis Matta berharap ada upaya terus saling menguatkan, bahwa demokrasi adalah hak mendasar yang tidak boleh dihilangkan.

Perbedaan pendapat harus diselesaikan dalam koridor hukum, bukan dengan pendekatan kekuasaan. Sebab, pendekatan kekuasaan melemahkan sendi-sendi demokrasi.

Anis matta mengajak semua pihak untuk fokus mencari peluang, sehingga bisa berbuat dan memperbaki krisis agar segera berakhir di 2021

“Apa yang bisa kita kontribusikan agar situasi lebih baik? Apa kolaborasi yang bisa kita bangun bersama? Itulah fokus dan spirit kita di tahun 2021,” katanya.

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia ini menyerukan semua pihak untuk berdoa kepada Tuhan agar bangsa Indonesia dilindungi dan segara diberikan jalan keluar dari krisis ini melalui hikmah dan pengetahuan, serta menjaga keutuhan bangsa.

“Semoga Allah SWT mengabulkan doa kita. Hanya kepada-Mu kami menyembah, dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan. Aamiin,” panjat Anis Matta.

Sementara Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah menilai, tahun 2021 yang sebagai tahun ketiga tahun politik menjelang Pemilu 2024,sehingga perlu mendapatkan perhatian serius . Hal ini diharapkan bisa menjadi upaya semua pihak untuk memperbaiki diri sendiri, sebelum memperbaiki masyarakat, bangsa dan negara.

“Saat pandemi ini kita melakukan sosial distancing atau menjaga jarak dengan orang lain. Nah, di 2021 kita perlu berusaha untuk sosial distancing di sosial media, menjaga jarak dari keributan di sosial media. Tidak berguna kita ribut terus, marilah kita reorientasi cara kiita berinteraksi di sosial media,” kata Fahri.

Fahri menegaskan, untuk melakukan perubahan itu, harus dimulai dari diri sendiri, bukan dari orang lain dengan memulai hal-hal kecil yang tidak memerlukan bantuan orang lain, apalagi bantuan masyarakat atau negara. Selain itu, negara terkadang tidak bisa diandalkan untuk melakukan hal tersebut, karena mengalami krisis kepercayaan.

“Tahun 2021 ini, kita mulai untuk memulai dari diri kita sendiri, terlalu banyak yang tidak bisa diandalkan di luar sana. Politisinya tidak bisa diandalkan, pejabatnya dari semua tingkatkan juga tidak bisa diandalkan, dan pemerintah kadang-kadang juga tidak bisa diandalkan. Karena itu, kita harus mengandalkan diri sendiri, kita mulai dari diri kita sendiri,” tandas Fahri

Setelah itu, kata Fahri, baru terlibat untuk melakukan perbaikan di masyarakat yang hanya butuh keluangan waktu agar bisa mengakrabkan diri dengan lingkungan sekitarnya. Barulah setelah itu, mulai berpikir untuk memperbaiki bangsa dan negara agar bisa keluar dari krisis saat ini.

“Negara memerlukan perbaikan , bangsa memerlukan perbaikan, masyarakat memerlukan perbaikan, tapi kita sendiri juga memerlukan perbaikan. Memasuki 2021 ini, saya mengajak kita semua untuk mensistematis lagi cara kita bertindak dan cara kita hidup. Barulah orang berpikir memperbaiki negara,” pungkas Fahri.

Peringatan 16 Tahun Tsunami Aceh, Bisa Jadi Momentum Tumbuhkan Solidaritas untuk Atasi Krisis Multidimensi

, , , ,

Partaigelorai.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonsia Anis Matta mengatakan, Indonesia menghadapi bencana yang begitu besar 16 tahun lalu, yakni Tsunami yang meluluhlantakan Aceh dan sekitar. Tsunami yang melanda sebagian besar wilayah di Provinsi Nanggore Aceh Darussalam tepatnya terjadi pada 26 Desember 2004 lalu.

“Tanpa early warning system yang memadai, dampak kerusakan Tsunami melumpuhkan kehidupan di Aceh. Ribuan nyawa melayang dan ribuan hektar wilayah tak bisa ditinggali,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Senin (28/12/2020).

Berdasarkan catatan, gempa dan tsunami di Aceh dengan gelombang setinggi mencapai 30 meter (100 ft) menewaskan 230.000 – 280.000 jiwa di 14 negara. di Indonesia sendiri diperkirakan menewaskan 220.172 orang dan menenggelamkan sejumlah permukiman pesisir. Gempa dan tsunami ini merupakan salah satu bencana alam paling mematikan sepanjang sejarah

“Saat itu pula kita belajar tentang modal sosial yang dimiliki bangsa Indonesia: solidaritas. Dalam hitungan hari, berbagai elemen masyarakat turun ke Aceh untuk ikut memulihkan kondisi. Kini Aceh sudah kembali menjadi salah satu provinsi paling indah di Indonesia,” katanya.

Kini, 16 tahun berlalu, Indonesia masih mendapatkan cobaan atau ujian berat berupa bencana kemanusian akibat pandemi Covid-19 (Virus Corona) dan memicu krisis multidimensi. Hingga Minggu (27/12/2020), kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 713.365 orang , dimana 21.237 orang diantaranya meninggal dan 83.676 orang sembuh.

“Tahun ini kita pun bergelut dengan bencana kemanusiaan akibat pandemi Covid-19 yang tumbuh menjadi krisis multidimensi. Sekali lagi kita membutuhkan modal sosial untuk bertahan dan bangkit dari krisis ini, yakni solidaritas,” katanya.

Menurut Anis Matta, untuk keluar dari krsisi saat ini diperlukan solidaritas dari seluruh masyarakat Indonesia, karena bencana kemanusiaan ini tidak hanya melanda wilayah tertentu saja, tapi sudah seluruh wilayah Indonesia.

“Saat ini kita membutuhkan solidaritas dari semula elemen bangsa karena krisis yang kita hadapi saat ini tidak berada di lokasi tertentu tapi di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia ini mengatakan, solidaritas itu adaah rasa saling percaya diri dan bisa bekerjasama atau kolaborasi dalam mengatasi krisis multi dimensi akibat pandemi Covid-19 ini.

“Solidaritas artinya perasaan saling percaya dalam satu kelompok sehingga kita bisa bekerja bersama. Tak ada rasa solidaritas tanpa rasa saling percaya,” tandas Anis Matta.

Karena itu, lanjut Anis, peringatan Tsunami Aceh bisa menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat solidaritas dan rasa saling percaya untuk bersama-sama seluruh elemen bangsa berjuang mengatasi krisis multidemensi.

“Pada peringatan 16 tahun Tsunami Aceh ini, mari kita perkuat solidaritas kita karena krisis yang akan kita hadapi masih panjang dan berat.,” pungkas Anis Matta.

Partai Gelora akan Buat Marketplace untuk Pasarkan Produk UMKM ke Pasar Nasional dan Internasional

, , , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) akan membuat market place untuk memasarkan produk pelaku usaha UMKM seluruh Indonesia, terutama pelaku UMKM yang tergabung dalam Program YES (Yakin Enterperneeur Sukses). Marketplace tersebut akan memasarkan produk-produk UMKM binaan Partai Gelora ke pasar-pasar nasional dan internasional.

“Kita akan membuat market place, itu memang arahnya kita punya wadah untuk berjualan sendiri, mimimal untuk semua anggota YES. Pemasaran kita secara nasional dan orientasinya ekspor, internasional,” kata Ketua Bidang UMKM dan Ekonomi Keluarga (Ekkel) Partai Gelora Srie Wulandarie dalam keterangannya, Minggu (27/12/2020).

Hal itu disampaikan Srie Wulandarie yang akrab disapa Coach Wulan ini saat menjadi narasumber YESPreneur Webseries Caphter I Series #4 dengan tema ‘YES – Yakin Enterprenur Sukses Akan Menjadi Motor Penggerak UMM Gelora’ di Jakarta, Sabtu (26/12/2020).

Menurut Wulan, Partai Gelora telah melaunching Program YES sekitar empat minggu lalu. Saat ini, dilakukan program YES tersebut dilakukan sosialisasi secara massif ke berbagai daerah untuk mengajak para pelaku UMKM bergabung.

“YES itu suatu program gerakan sosial untuk menciptakan komunitas UMKM. Ada unsur masyarakat, pemerintah, organisasi mitra dan organisasi terafilasi yang mempunyai visi sama mensejahterakan masyarakat Indonesia. Sasarannya pewira usaha pemula dan pewira usaha yang mau menaikkan usaha,” katanya.

Dalam memajukan UMKM, lanjut Wulan, Partai Gelora telah menyiapkan empat langkah sukses, yakni memberikan pelatihan dan pendampingan, membantu perijinan usaha, pemasaran secara nasional sampai ekspor, serta mendorong akses untuk mendapatkan bantuan permodalan.

“UMKM kita itu, perlu banyak pelatihan untuk menambah skill dan knowledge. Masalah lain kalau mau merambah market lebih besar akan selalu ditanyain perijinan, nah ini yang akan dibimbing YES untuk mendapatkan ijin usaha,” katanya.

Sementara terkait pemasaran produk UMKM, Wulan mengatakan, banyak pelaku UMKM yang membuat produk-produk yang dihasilkan bagus-bagus, namun tidak bisa dipasarkan sehingga tidak bisa mendapatkan income atau pemasukan, padahal sudah mengeluarkan modal yang tidak sedikit untuk membuat produk.

“Pasar ini juga penting, buat apa punya produk bagus-bagus kalau tidak bisa dijual, nggak bisa dipasarkan dan nggak bisa hasilkan duit. YES ini membantu pemasaran, membimbing sampai ekspor, karena target kita adalah pasar international. Banyak produk UMKM kita layak untuk tembus pasar internasional,” katanya.

Sedangkan menyangkut permodalan, Wulan menegaskan, Partai Gelora akan membantu pelaku usaha UMKM untuk mendapatkan akses permodalan dari pemerintah, lembaga maupun perusahaan. “Tentunya yang akan dibantu yang sudah memilki usaha, jangan ujug-ujug belum punya usaha, sudah minta ini minta itu, ya tidak bisa. Namanya, usaha itu mulai dari nol,” tegas Wulan.

Karena itu, ia berharap Program YES menjadi inkubator bisnis, satuan usaha di daerah. Selanjutnya, YES akan berkolaborasi dengan ecosystem UMKM nasional dan internasional. Sehingga pelaku UMKM di Indonesia seluruhnya bisa naik usahanya di pasar internasional.

“DPN akan memberikan TOT kepada wilayah untuk menyiapkan langkah-langkahnya, cara kerjanya. Target kita setiap daerah punya pemetaan sendiri. Tidak bisa dipukul rata, karena setiap daerah punya keunikan dan permasalahan sendiri, yang di Kalimantan Barat belum tentu sama di Sumatera Utara atau Jawa Barat. Bagian Litbang harus bisa melihat peta permasalahan daerahnya,” ujar Wulan.

Ketua DPW Partai Gelora Sumatera Utara Heriansyah menambahkan, pemerintah perlu memberikan stimulus untuk pelaku usaha UMKM, bukan sekedar memberikan bantuan tunai langsung seperti yang terjadi saat pandemi Covid-19 ini.

“Untuk membangkitkan UMKM diperlukan bantuan untuk pelaku UMKM, bukan hanya bantuan tunai, tapi juga stimulus. Pemerintah harus punya database UMKM yang benar, sehingga pelaku usaha UMKM bisa tetap berkelanjutan,” kata Heriansyah.

Sebaliknya, Sekretaris Umum DPW Partai Gelora Jambi Aries Supriadi mengatakan, seorang pelaku usaha UMKM yang ingin berhasil dalam usahanya harus mau bekerja keras dan ulet, memiliki jaringan, serta fokus dan selalu membuat inovasi-inovasi produk yang dihasilkan.

Partai Gelora: Tahun 2021, Perhatian dan Energi Masyarakat Terfokus Pada Pemulihan Dampak Pandemi

, , , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menilai perhatian dan energi masyarakat akan terfokus pada pemulihan dan bertahan dari dampak pandemi Covid-19 pada 2021, tidak terfokus pada hasil Pilkada 2020 atau reshuffle kabinet beberapa waktu lalu.

“270 Pilkada usai, reshuffle kabinet juga selesai. Tapi masyarakat masih terbelit masalah sosial dan ekonomi gara-gara pandemi, maka ‘political hard selling’ (strategi pemasaran politik, red) tidak laku di 2021,” kata Endy Kurniawan, Ketua Bidang Rekrutmen Partai Gelora Indonesia dalam keterangannya, Sabtu (26/12/2020).

Menurut Endy, ‘mesin baca profil publik’ dalam setahun terakhir masyarakat Indonesia menampilkan wajah kesedihan, kemarahan dan antisipatif.

“Setelah vaksin datang, muncul respon kewaspadaan. Artinya terjadi bandul ‘mood’ masyarakat, kondisinya labil,” katanya.

Sebagai akibat, program partai politik akan dianggap sepi dan tidak laku apabila dijual publik atau masyarakat meski sedemikian rupa agar terkesan menarik. Kecuali apabila partai tersebut berhasil membranding program tersebut saat pandemi Covid-19 masih berlangsung. “Jadi kecuali yang bisa melakukan emphatic marketing,” kata Endy.

Hal senada diungkap Direktur Eksekutif Open Parliament Institute (OPI), Putra Adi Surya. Gagalnya banyak langkah politik untuk menangani pandemi Covid-19 selama 2020 membuat masyarakat kehilangan kepercayaan pada instrumen demokrasi, yaitu partai politik (parpol) secara besar-besaran yang saat ini berkuasa di eksekutif maupun legislatif.

Putra Adi Surya mengatakan, masyarakat akan mencari alternatif partai politik baru seperti Partai Gelora yang dikenal memiliki ide-ide segar seperti Arah Baru Indonesia menjadikan kekuatan lima besar dunia sejajar dengan Amerika Serikat, Uni Eropa, Rusia dan China.

“Akan dicari saluran alternatif partai politik baru yang segar dan punya ide besar. Jika tidak ketemu, jalan revolutif,” kata Putra Adi Surya.

Direktur Eksekutif OPI ini menilai alih-alih menggunakan kontrol ketat kepada eskekutif untuk mengatasi pandemi, representasi politik rakyat yaitu parlemen telah mengambil keputusan-keputusan yang tak berpihak pada rakyat.

Belakangan, kasus dua menteri ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus korupsi dari dua partai besar yang tengah beerkuasa juga membuat publik makin hilang kepercayaan pada eksekutif.

“Hak budgeting DPR telah dirampas eksekutif. RAPBN 2021 yang disusun Presiden menggunakan asumsi keadaan negara pulih tahun depan, padahal menurut banyak kajian, masalah akibat virus ini akan berumur lebih lama dibanding yang kita duga” pungkasnya.

Tiga Naskah Indah Terpilih sebagai Pemenang Lomba Cipta Puisi Hari Ibu Partai Gelora

, , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia akhirnya memilih tiga naskah indah dari 231 naskah yang masuk sebagai pemenang Lomba Cipta Puisi Hari Ibu 2020. Ketiga pemenang tersebut akan mendapatkan tali asih dan souvenir dari Bidang Perempuan (Bidpuan) Partai Gelora Indonesia.

“Dari 231 naskah puisi yang sampai ke meja tim juri diputuskanlah 3 pilihan. Juara 1 : Chairun Nisa -Singaraja, Bali- Ku Sebut Dia, Ibu. Juara 2 : Pamung Amiadi – Cilacap- Nyawa Cinta. Juara 3 : Dyah Didi -Jakarta- Senandung Kasih Ibu,” kata Ratih Sanggarwati, Ketua Bidpuan Partai Gelora Indonesia dalam keterangannya, Rabu (23/12/2020).

Menurut Ratih, Lomba Cipta Puisi tersebut sengaja digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-92 Tahun 2020 sebagai upaya untuk mengekspresikan ‘rasanya’ kepada para ibu.

“Tidak disangka respon masyarakat sangat bagus, ada lebih dari 200 puisi masuk sebagai peserta. Terakhir tercatat ada 231 peserta, dan pesertanya bukan hanya perempuan, tapi juga laki-laki,” katanya.

Dalam memperingati Hari Ibu ke-92 yang jatuh pada Selasa (22/12/2020) kemarin. Bidpuan Partai Gelora kata Ratih, menggelar peringatan Hari Ibu secara virtual yang melibatkan 34 DPW se-Indonesia.

Peringatan Hari Ibu Partai Gelora ini juga dihadiri oleh Walikota Kota Tangerang Airin Rachmi Diany dan Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini.

Keduanya sempat memberikan pandangan mengenai peran perempuan berdaya dan perempuan zaman now dalam memperkuat pembangunan maupun demokrasi.

Peringatan Hari Ibu di tengah pandemi Covid-19 ini, kata Ratih, diharapkan mendapatkan pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan Indonesia.

“Tak salah jika Partai Gelora mengangkat tema ‘Perempuan Berdaya, Mampu Memperjuangkan hak-haknya’. Kita mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan,” katanya.

Ratih menegaskan, setiap perempuan Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki terutama dalam bidang ketenagakerjaan dengan memberikan kesempatan, peluang dan karir yang sama tanpa ada pembedaan.

“Poin lain adalah setiap perempuan berhak untuk mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan, termasuk kesempatan yang sama untuk mendapatkan beasiswa,” katanya.

Namun, yang tak kalah penting, perempuan zaman now, menurut Ratih adalah peran perempuan dalam perkawinan dan keluarga. Yakni tidak boleh ada kawin paksa, perempuan harus diberikan kebebasan dalam menentukan pendampingnya sendiri.

“Perempuan punya hak untuk memilih suaminya secara bebas, dan tidak boleh ada perkawinan paksa. Perkawinan yang dilakukan haruslah berdasarkan persetujuan dari kedua belah pihak,” tegasnya.

Terakhir dalam kehidupan politik, setiap perempuan berhak untuk memilih dan dipilih setelah berhasil terpilih lewat proses yang demokratis.

“Perempuan juga harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam perumusan kebijakan pemerintah hingga implementasinya,” pungkas Ratih Sanggarwati.

Anis Matta: Ibu Sekarang Harus Melek Politik dan Sadar Apa yang Terjadi di Luar

, , ,

Partaigelora.id – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menegaskan, peran Ibu dalam situasi krisis akibat pandemi Covid-19 saat ini sangat besar dalam menjaga tuntutan kehidupan yang penuh kepastian.

Dalam situasi krisis, seorang Ibu dituntut untuk menjaga ketenangan keluarga, terutama anak-anakanya dalam himpitan ekonomi. Sehingga seorang Ibu sekarang harus melek politik dan mengetahui secara sadar apa yang terjadi di luar.

“Ibu berperan besar dalam menjaga ketenangan keluarga. Tapi dalam waktu bersamaan seorang ibu harus melek politik, sadar apa yang terjadi luar. Itu lah yang menajdi peran baru bagi Ibu di tengah krisis yang tengah melanda kita saat ini,” kata Anis Matta dalam menanggapi Peringatan Hari Ibu ke-92 yang jatuh pada Selasa (22/12/2020).

Menurut Anis Matta, krisis pandemi Covid-19 telah membwa dampak dan perubahan besar dalam kehidupan berumah tanggga. Sebagian besar keluarga Indonesia tengah menghadapi himpitan tuntutan hidup akibat krisis ekonomi.

“Seorang Ibu yang kuat harus memberikan ketenangan kepada anak-anaknya, karena kita tidak ada yang mengetahui, kapan ketidakpastian ini akan berakhir. Tidak ada yang mengetahui kapan krisis berakhir, sementara beban hidup semakin berat,” ujar Anis Matta.

Karena itu, Anis Matta menilai seorang Ibu sekarang dituntut untuk mengetahui realita yang terjadi terhadap berbagai kebijakan yang diambil di tengah pandemi Covid-19, baik kebijakan yang diambil pemerintah maupun perusahaan tempat suami mereka bekerja.

“Sekali lagi seorang Ibu sekarang harus melek politik dan sadar apa yang terjadi luar. Itulah yang menjadi peran baru bagi Ibu di tengah krisis terjadi saat ini,” kata Ketua Umum Partai Gelora Indonesia.

Dengan peran baru Ibu tersebut, diharapkan bisa menjadi yang kokoh bagi kehidupan bangsa Indonesia dan mampu bertahan dari terpaan krisis ekonomi yang terjadi saat ini.

“Saya berdoa kepada Allah SWT, semoga dalam krisis ini peran Ibu-ibu Indonesia menjadi pondasi yang kokoh bagi kehidupan bangsa kita. Aamin!” tegas Anis Matta.

Anis Matta menambahkan, Peringatan Hari Ibu ke-92 Tahun 2020, bisa menjadi momentum bagi para Ibu dan perempuan Indonesia untuk ikut serta dalam melakukan perubahan besar keluar dari krisis. Karena peringatan Hari Ibu tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni terjadi saat ada krisis, yang tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi di seluruh dunia.

“Saya Anis Matta, Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia mengucapkan Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2020. Semoga menjadi mometum ikut berperan melakukan perubahan besar dalam menghadapi krisis saat ini,” pungkas Anis Matta.

Sementara itu. Ketua Bidang Perempuan Partai Gelora Indonesia Ratih Sanggarwati berharap para Ibu dan perempuan Indonesia tetap semangat dalam memperingati Hari Ibu ke-92 Tahun 2020, di tengah keprihatinan dan kesulitan ekonomi.

“Kita merayakan hari Ibu di tengah pandemi, ada segala macam rasa di dalamnya. Namun, kita perlu tetap semangat untuk keluar dari krisis ini. Untuk itu, perempuan harus lihat kanan kiri dan melek politik supaya bisa aktif di ruang kebijakan publik. Jangan alergi politik, apalagi tidak peduli,” kata Ratih Sanggarwati.

Dalam Peringatan Hari Ibu ke-92 Tahun 2020, Bidan Perempuan (Bipuan) Partai Gelora Indonesia sendiri menggelar berbagai macam kegiatan antara lain Lomba Cipta Puisi. Lomba ini dimaksudkan agar masyarakat bisa punya wadah dalam mengekspresikan rasanya kepada ibu.

“Tidak disangka respon masyarakat sangat bagus, ada lebih dari 200 puisi masuk sebagai peserta. Pesertanya bukan hanya perempuan, tapi juga laki-laki,” ungkapnya.

Selain itu, Bidpuan juga bakal menggelar acara Livee Streaming dengan 34 DPW Partai Gelora Indonesia dalam memperingati Hari Ibu ke-92 yang jatuh pada, Selasa 22 Desembeer 2020. Live Report Peringatan Hari Nasional ini mengambil tema ‘Perempuan Berdaya akan Mampu Memperjuangkan Hak-haknya’ yang akan disiarkan secara langsung di Facebook, Instagram dan Youtube @partaigeloraid mulai pukul 13.00 WIB.

Fahri: Keberhasilan Pemerintah dalam Kembangkan UMKM Tergantung Tiga Cara Pandang

, , , ,

Partaigelora.id – Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menegaskan, kesukseksan pemerintah dalam mengembangkan dan membina UMKM terutama dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, tergantung tiga cara pandang. Yakni cara pandang ideologis, kebijakan dan advokasi.

“Ada beberapa perspektif atau cara pandang tentang perekonomian Indonesia, apabila ingin memajukan UMKM sebagai sektor yang bertahan saat pandemi Covid-19. Cara pandang ini yang harus dimatangkan, dilakukan pemerintah atau partai politik yang peduli UMKM,” kata Fahri Hamzah dalam keterangannya, Minggu (20/12/2020).

Hal itu disampaikan Fahri saat menjadi Keynote Speaker YES Preneur webseries chapter III ‘UMKM Penopang Ekonomi Kerakyatan Indonesia’ yang diselenggarakan Bidang UMKM dan Ekonomi Keluarga Partai Gelora Indonesia dengan tema YES-Yakin Enterprenur Sukses akan Menjadi MOTOR penggerak UMKM Gelora di Jakarta, Sabtu (19/12/2020).

Menurut Fahri, cara pandang ideologis dimana ekonomi Indonesia berdasarkan Pancasila sehingga mempunyai ideologi tersendiri, berbeda dengan ekonomi kapitalis, neoliberal atau madzab ekonomi lainnya.

“Seperi kata Bung Hatta (Prokamator Muhammad Hatta, red) mendayung di antara 2 karang yang intinya suatu perspektif ekonomi berdasarkan Pancasila,” katanya.

Kemudian cara pandang kebijakan, dimana perspektif ini harus dikaji secara macam terhadap semua kebijakan pemerintah yang pro pada UMKM. “Jadi sebuah partai yang peduli UMK harus juga sebuah partai harus punya policy perspektif untuk paham dengan tujuan dan posisinya,” katanya.

Sementara terkait kebijakan advokasi, lanjut Fahri, pendekatan dan pembinaan secara bersama, ideologinya adalah semangat gotong royong dan professionalism dalam mengembangkan UMKM lebih maju lagi.

“Kalau cara pandang ini perlu dikupas tuntas lagi lebih, perlu ada coaching klinik tersendiri dengan waktu khusus satu narasumber. Sehingga ada pendekatan dan pembinaan secara bersama, karena intinya ideologi kita jika disederhanakan adalah Gotong royong, gotong royong adalah suatu profesionalisme collective.,” tegas Fahri.

Sedakan Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Lampung Samsani Sudrajat mengatakan, kendala utama Pengembangan dan pembinaan UMKM lebih maju lagi adalah masih berkutat pada masalah klasik, yakni permodalan dan pasar.

“Kendala yang harus dipecahkan bersama antara pusat dan wilayah, yaitu pasar dan modal. Sehingga untuk membina pelaku UMKM, kita harus massifkan jejaring,” kata Samsani.

Sebaliknya, Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Jawa Timur Muhammad Sirot berpendapat, bahwa sejarah telah membuktikan UMKM memberikan kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mampu menahan laju krisis ekonomi .

Untuk itu, diperlukan strategi- strategi yang sesuai dengan kondisi masyarakat, seperti memperbanyak UMKM yang berbasis digital, bimbingan dan pelatihan karena permasalahan UMKM bukanlahdari produk tapi kemampuan dalam bidang pemasaran, management dan lalin-lain.

Pengamat kebijakan dari Narasi Institute Achmad Nur Hidayat memprediksi pandemi Covid-19 akan berakhir pada Oktober 2021 dan roda ekonomi akan mulai berjalan sebagaimana biasanya sebelum ada pandemi.

“Ekonomi mulai kembali dan biasanya pada saat pandemi berakhir. Tapi berdasarkan sejarah ada ketimpangan ekonomi, social yang sangat tinggi dan perlu diantisipasi mengenai masa depan UMMK Indonesia, terutama antisipasi Pemerintah untuk perbaikan sisi permintaan,” kata Achmad Nur Hidayat.

Vaksin Covid-19 Gratis, Gelora Angkat Topi Untuk Presiden Jokowi

, , , ,

Partaigelora.id – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta memuji kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menggratiskan vaksin Sinovac untuk masyarakat sebagai upaya menghadapi pandemi Covid-19. “Saya mengapresiasi kebijakan vaksin gratis untuk menghadapi pandemi Covid-19,” kata Anis Matta dalam keterangannya, kemarin.

Dalam situasi seperti sekarang, lanjut mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, vaksin adalah barang publik yang harus dikelola dengan prinsip kemaslahatan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, vaksin Covid-19 akan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, program vaksinasi Sinovac yang akan diselenggarakan di Indonesia sama sekali tidak akan dikenakan biaya.

Keputusan ini diambil setelah menerima berbagai masukandari masyarakat serta melakukan kalkulasi ulang mengenai keuangan negara. Mantan Walikota Solo itu juga memastikan, akan menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat, bahwa vaksin Sinovac yang digunakan aman.

Menurut Anis, dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, negara harus hadir. Salah satunya, dengan memberikan vaksin gratis kepada seluruh rakyat Indonesia. Dengan demikian, tidak ada diskriminasi di tengah masyarakat.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah. Dia memuji sikap Jokowi yang bersedia menjadi orang pertama yang akan disuntik vaksin Sinovac dari China. Hal itu memberikan kemantapan hati masyarakat Indonesia, bahwa vaksin tersebut benar-benar aman digunakan.

“Presiden menjadi orang pertama divaksin itu luar biasa. Kita juga harus bersyukur, kalau seluruh rakyat akan digratiskan dalam penyuntikan vaksin ini,” katanya.

Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua DPR ini mengingatkan pemerintah agar segera menyusun jadwal program vaksinasi tersebut. Agar, ketika masyarakat akan disuntik, tidak sedang berpergian atau berkegiatan lainnya. “Sehingga penyuntikan vaksin secara masif ini akan berhasil. Dampaknya pandemi Covid-19 bisa segera berakhir, “ ujarnya.

Fahri menambahkan, yang tidak kalah penting yang harus dijelaskan pemerintah adalah jaminan kehalalan vaksin asal China tersebut. “Vaksin ini halal atau tidak, itu akan jadi perdebatan terus. Wakil Presiden Ma’ruf Amin sebagai mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus memberikan jaminan, vaksin itu (Sinovac-red) halal,” cetusnya.

Link terkait: https://rmco.id/baca-berita/parpol/58050/vaksin-covid19-gratis-gelora-angkat-topi-untuk-presiden-jokowi

Sumber: Rakyat Merdeka (RMco.id)

Alamat Dewan Pengurus Nasional

Jl. Minangkabau Barat Raya No. 28 F Kel. Pasar Manggis Kec. Setiabudi – Jakarta Selatan 12970 Telp. ( 021 ) 83789271

Newsletter

Berlangganan Newsletter kami untuk mendapatkan kabar terbaru.

Mobile Apps



X